• Selasa, 23 Oktober 2018
  • LOGIN
BUMDes Terbentuk, Goa Pindul Bergolak Lagi

BUMDes Terbentuk, Goa Pindul Bergolak Lagi

Infogunungkidul, KARANGMOJO, Minggu PahingBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo telah resmi terbentuk. BUMDes digadang bisa mengelola destinasi wisata di desa tersebut menjadi lebih baik. Namun baru saja kepengurusan BUMDes terbentuk tanggal 1 Mei 2017, hari ini sudah terjadi kekisruhan di Goa Pindul.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gelaran Indah, sejak hari ini memasukkan wisatawan ke Goa Pindul tanpa melewati Pokdarwis Dewa Bejo lagi.

“Berdasarkan nota kesepakatan antar pokdarwis yang di tanda tangani dihadapan Kapolres dan Bupati Gunungkidul tanggal 24 September 2016 yang lalu disebutkan bahwa kesepakatan itu berakhir manakala BUMDes terbentuk. Nah sekarang BUMDes sudah terbentuk, kepengurusannya sudah ada. Maka saya anggap nota kesepakatan itu sudah gugur,” kata Sugito.

Dalam nota kesepakatan nomor : B/01/IX.2016 yang di tanda tangani 9 Pokdarwis yang tergabung dalam POW (Paguyuban Operator Wisata). Dalam Pasal IV point pertama jelas menyebutkan bahwa nota kesepakatan yang di tanda tangani dihadapan Kapolres Gunungkidul, AKBP Nugrah Trihadi, S.IK dan Hj Badingah, S.Sos selaku Bupati Gunungkidul secara tegas menyebutkan bahwa batas waktu berlakunya nota kesepakatan adalah sampai BUMDes terbentuk.

Namun apa yang dilakukan Pokdarwis Gelaran Indah tersebut mendapatkan tentangan dari berbagai pihak. Sehingga aparat kepolisian, Minggu, 07/05/2017 banyak yang siaga di Goa Pindul untuk antisipasi agar tidak terjadi keributan.

Terpisah, Sariyanta, S.Pd, Direktur BUMDes Maju Mandiri mengaku belum bisa berbuat banyak terhadap polemik yang sekarang melanda di Goa Pindul.

“BUMDes kan baru saja terbentuk, ibarat bayi baru saja lahir. Maka saya belum bisa berbuat apa-apa. Kita justru hendak memohon petunjuk Bupati terlebih dahulu bagaimana baiknya,” katanya.

Sariyanta tidak menampik bila nota kesepakatan yang di tanda tangani bersama antara 9 pokdarwis sudah berlaku semenjak BUMDes terbentuk. Maka satu-satunya jalan adalah menghadap Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, S.Sos untuk meminta petunjuk langkah apa yang harus dilakukan BUMDes yang dipimpinnya.

“Dalam nota kesepakatan itukan ada tanda tangan bupati selaku yang mengetahui. Maka saya tak berani melangkah tanpa petunjuk bupati,” tegasnya.

Disisi lain Bagya, Ketua Pokdarwis Dewa Bejo juga mengaku akan mengambil langkah. Pihaknya bersama Pokdarwis Wira Wisata, Panca Wisata dan Tunas Wisata besok hendak menghadap Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Arif Sugiarto, S.IK, MPP.

“Besok kita menghadap Kapolres Gunungkidul, tujuannya mohon petunjuk dan arahan. Apapun hasilnya, itu yang akan kami laksanakan,” jelasnya. redaksi


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE