• Minggu, 15 Juli 2018
  • LOGIN
Terungkap, Suporter Bola Yang Mengamuk Semalam

Terungkap, Suporter Bola Yang Mengamuk Semalam

Infogunungkidul, WONOSARI, Senin PonTerungkap sudah pelaku aksi anarkhis di seputaran Bundaran Siyonoharjo semalam. Ternyata pelaku adalah oknum suporter Brajamusti, pendukung setia kesebelasan PSIM Yogyakarta.

Pelaku sengaja mengejar suporter Pasopati, pendukung setia kesebelasan Persis Solo yang kemarin bertanding melawan Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul. Jadi pelaku aksi anarkhis semalam bukanlah Paserbumi, suporter setia pendukung kesebelasan Persiba Bantul, melainkan pendukung PSIM yang justru tidak bertanding.

Hal ini diungkapkan Kapolres Gunungkidul, AKBP M Arif Sugiarto, S.IK, MPP melalui Panit Humas, IPTU Ngadino.

“Dalam pengakuannya, ke-23 orang ini menyatakan tergabung dalam Brajamusti. Namun karena bertindak tanpa sepengetahuan koordinator suporter, maka kita sebut oknum. Sementara kita amankan untuk didalami terlebih dahulu keterlibatannya,” jelas Inspektur Satu Ngadino, Senin, 08/05/2017.

Lebih lanjut dijelaskan, kronologi aksi brutal ini bermula dari pertandingan sepakbola antara Persiba Bantul melawan Persis Solo dalam lanjutan babak penyisihan group 4 Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Dalam laga tersebut, salah satu pihak suporter membentangkan spanduk yang bertuliskan nada menghina dan menjelekkan nama salah satu kesebelasan di Yogyakarta. Suporter yang merasa dijelekkan nama kesebelasannya pun marah, dan menggerakkan ratusan massa untuk menghadang salah satu suporter yang dimaksud.

Usai pertandingan ternyata rombongan suporter Pasopati yang hendak pulang ke Solo diincar oleh oknum suporter yang tersinggung dan memendam dendam kesumat. Tak kurang dari 500 orang berusaha mengejar suporter yang hendak pulang ke Solo, melalui Gunungkidul.

“Ancaman itu  terendus polisi. Maka untuk rute kepulangan, Pasopati diarahkan melewati jalur Imogiri naik ke Panggang-Saptosari-Paliyan-Jalan Baron lalu Karangmojo via Semin dan terpantau lancar hingga pukul 23.30 WIB tidak terjadi bentrokan antar suporter,” tambahnya.

Sisi lain, polisi melakukan blokade arus suporter  yang hendak menyerang Pasopati di beberapa titik. Salah satunya di sekitar Bundaran Siyonoharjo.

“Karena di blokade polisi, oknum suporter anarkhis marah dan melakukan perlawanan. Mereka bisa di pukul mundur dengan water canon dan gas air mata,” tambahnya.

Saat ini polisi juga telah mengantongi nama-nama yang diduga menggerakkan massa dan turut serta dalam kerusuhan. Nama-nama tersebut masuk dalam daftar pencarian orang. Pihak kepolisian pun tengah memburu nama-nama tersebut berkoordinasi dengan Polres Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta.

“Kita tahu siapa yang menggerakkan, siapa yang turut dalam kerusuhan, termasuk yang membakar sepeda motor polisi dan melukai petugas. Mereka masuk dalam DPO kami, dan tengah kita cari untuk ditindak tegas,” tandas Kapolres Gunungkidul.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita lima unit sepeda motor, 22 kayu, enam tongkat besi, satu rantai motor, satu tali motor, juga bom molotov.

Hingga kini pihaknya, terus melakukan pemeriksaan terhadap suporter yang tertangkap.

<

p style=”text-align: justify;”>“Kita tangkap dan sedang diperiksa oleh reskrim, untuk mengetahui peran masing masing, kita mintai pertanggungjawaban pidana,” ujarnya. Daru Punjul Santoso


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE