• Jumat, 20 Juli 2018
  • LOGIN
Sarasehan KTNA Banyak Masukan Mandeg, Harus Dibawa ke Forum Lintas OPD

Sarasehan KTNA Banyak Masukan Mandeg, Harus Dibawa ke Forum Lintas OPD

Infogunungkidul, 

PLAYENMinggu KliwonKelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gungkidul sarasehan ketahanan pangan bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD. Sarasehan tidak membuahkan kesimpulan, tetapi Slamet, S.P.d MM selaku Ketua KTNA Gunungkidul berjanji, semua usulan tercatat, dan akan dibawa ke forum audiensi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

 

Kedua pejabat politik Immawan dan Suharno berbicara  soal kebijakan pangan dengan gaya familier. Sarasehan dilaksanakan (18/2), di Balai Desa Bleberan, Kecamatan Playen.

 

Dr. Immawan Wahyudi, Wakil Bupati Gunungkidul kebagian di porsi waktu paling buncit. Diawali, Sumari selaku Ketua KTNA Propinsi DIY, disusul Suharno, SE, Ketua DPRD Gunungkidul.

 

Dr. Imawan menyatakan, terkait dengan hibah pusat dalam wujud alat mesin pertanian, kelembagaan kelompok tani harus berbadan hukum itu merepotkan.

“Kalau berbadan dua itu lebih mudah”, ujarnya disambut ketawa peserta sarasehan.

Menurut Wakil Bupati, badan hukum adalah instrumen lembaga yang ada di perkotaan. Di desa cukup musyawarah mufakat. Wakil Bupati tidak menampik aturan, dia hanya merekam kemampuan kelembagaan petani di pedesaan.

 

Wakil Bupati melihat lebih dalam, menurutnya petani adalah pahlawan pangan.

 

Di forum yang sama, Suharno, SE, Ketua DPRD Gunungkidul mengingatkan, negara, dalam hal ini Pemkab Gunungkidul mutlak, harus hadir di tengah warga tani, menjabarkan konsep petani mandiri.

“Ujung kehadiran  pemerintah di lingkar petani membuat naiknya kesejahteraan keluarga,” tandasnya.

Dalam sarasehan tersebut muncul banyak keluhan, mulai dari mahalnya sarana pertanian sampai dengan rendahnya harga jual produksi di tingkat petani.

“Tidak perlu khawatir, semua masukan akan kami diskusikan dengan pemerintah yang membidangi,” ujar Slamet, di luar sarasehan.

Agung Sedayu-ig

 


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE