• Rabu, 19 September 2018
  • LOGIN
Pemerintah Prioritaskan Penanganan Gizi Buruk dan Stunting

Pemerintah Prioritaskan Penanganan Gizi Buruk dan Stunting

dr. Dewi Irawati

Infogunungkidul, 

PLAYEN, Sabtu Kliwon-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Dewi Irawati mengatakan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI mulai tahun 2018 memprioritaskan pada penanganan gizi buruk dan stunting.

Disampaikan Dewi, saat laporan dihadapan bupati, Sekda dan beberapa kepala OPD Kabupaten Gunungkidul, Kamis (22/02). Menurutnya Gunungkidul gizi buruk dibawah angka target nasional. 

"Secara nasional angka stunting atau balita pendek masih 20%," ujarnya.

Stunting sambung Dewi, dipengaruhi oleh gizi buruk. Kasus gizi buruk setiap tahun memang selalu ada, namun dilihat dari jumlahnya cenderung mengalami penurunan.
 
Saat ini kondisinya semakin baik, jika dibandingkan dengan target nasional, memang ada beberapa kasus yang ekstrim. Itu disebabkan karena penyakit bawaan sejak lahir.

"Jadi harus ditangani sakitnya, baru penaganan gizi buruknya," lanjutnya.

Kendati jumlah kasus fluktuatif, tetapi jika dilihat dari prosentase jumlah balita dengan kasus gizi buruk, mengalami penurunan. 
 
Berdasarkan data pada 2015 sebanyak 0,21% dari 28.629, pada 2016 sebanyak 0,06% dari 31.450, dan pada 2017 sebanyak 0,017% dari 30.441.

“Jadi angkanya di bawah target nasional, karena target nasional kurang dari 1%,” imbuhnya.

Terkait dengan angka stunting di Gunungkidul, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan detail. 

"Karena bayi stunting ini prosesnya lama dan mungkin juga karena faktor gen," pungkasnya.

Reporter: W. Joko Narendro_ig
 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE