• Selasa, 25 September 2018
  • LOGIN
Penghayat Kepercayaan Bingung Mengisi Kolom Agama

Penghayat Kepercayaan Bingung Mengisi Kolom Agama

Infogunungkidul,

WONOSARI, Selasa Pon–Makamah Konstitusi (MK) telah mengesahkan legalitas Himpunan Penghayat Kepercayaan. Wali murid Penganut Aliran Kepercayaan bingung ketika harus mengisi kolom agama. Kolom Penghayat tidak tersedia. Isi pilihan hanya memuat 6 (enam) agama yang diakui pemerintah.

  

Suroso, Penghayat Palang Putih Nusantara mengeluh, legitimasi aliran kepercayaan masih belum bisa diterima sepenuhnya oleh institusi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan.

 

Dia terkendala saat memandu atau mengisi status agama para anak didik dari aliran penghayat. Saat anak para penghayat disodori blangko surat pernyataan  agama dari sekolah bingung. Kolom aliran kepercayaan belum ada.

“Kami belum bisa menyikapi ketika anak-anak kami disodori surat pernyataan pendidikan agama dari sekolah”, ujar Suroso, (27/02)

Mengutip data Dinas Kebudayaan, di Kabupaten Gunungkidul ada sepuluh lembaga himpunan penghayat kepercayaan.

 

Lembada tersebut di antaranya: Sapto Darmo, Ngudi Utomo, Mardi Santosaning Budi, Hidup Betul, Sumarah, Suryo Mataram, Palang Putih Nusantara, Ngesti Kasampurnan, Kaweruh Kodrating Pangeran, dan Pran Soeh.

 

Terkait belum tersedianya kolom penghayat, sebagian besar tokoh menyarankan untuk diisi sesuai aliran yang diikuti. Kolom yang tersida bisa diabaikan.

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE