• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Kades Usul Pemerataan Wisata, Begini Jawaban Gusti Kajeng Ratu Hemas

Kades Usul Pemerataan Wisata, Begini Jawaban Gusti Kajeng Ratu Hemas

GKR Hemas
 
 

Infogunungkidul, 

NGLIPAR, Rabu Wage-Penyerapan aspirasi dan sosialisasi DPD RI, dihadiri Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dipusatkan di destinasi wisata Klayar, Kecamatan Nglipar Rabu, (28/02). Dalam penyerapan aspirasi tersebut, beberapa Kades mengusulkan adanya pemerataan wisata sektor utara, bisa berkembang dengan membangun infrastruktur jalan dari Nglanggeran sampai Gunung Gambar Ngawen.

 

"Kalau hanya Embung Sriten yang dikemas, walaupun ditretes mas intan, mustahil akan berkembang, kalau hanya satu titik," ujar Kepala Desa Natah, Wahyudi.

 
Sektor utara sambungnya, merupakan pegunungan yang indah dan sejuk, bisa melihat kota Jogja, Klaten, dan Solo. Alangkah bagusnya kalau dibangun infrastruktur jalan dari Nglanggeran sampai Gunung Gambar, Ngawen.
 
Menurutnya Gunungkidul merupakan sumber potensi wisata yang multi destinasi. Sektor selatan dengan lautnya, tengah gua, dan sektor utara alam pegunungan.
 

"Saya kira kalau semua dikembangkan masyarakat Gunungkidul akan semakin sejahteta," tambahnya.

 
Wisatawan bisa merasakan dari sektor selatan yang panas, ketengah masih agak panas, sektor utara karena pengunungan sudah sejuk.
 

"Saya harapkan pemerintah tidak menganak emaskan sektor selatan, karena potensi sektor utara juga bisa dikembangkan," pungkasnya.

 
Sementara itu, Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan, infrastruktur untuk akses wisata bisa dibuat kalau pemerintah daerah sudah memprogramkan.
 
Kemudian, sambungnya, diusulkan ke Pemda DIY, kalau bisa terwujud dan terdeteksi pihaknya akan ikut mengusulkan kepada PUPR DIY.
 
 
Terkait dengan retribusi wisata supaya dikelola oleh desa, itu wacana yang sudah lama diusulkan.
 

 Gusti Kanjeng Ratu Hemas: Retribusi harus dikembalikan ke desa.

 
Ditempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gunungkidul, Ir Edy Praptono, menanggapi usulan para kades tentang infrastruktur jalan dari Nglanggeran sampai ke wisata Gunung Gambar, Kecamatan Ngawen, ia akan mendukung apabila memang sudah diprogramkan dari Dinas Pariwisata.
 

"Kalau dalam rangka pengembangan pariwisata dan sudah diprogram, kita akan masuk," ujarnya.

 
Dikatakanya, kalau memang itu strategis untuk wisata dan bisa dijadikan jalan kabupaten akan kita buat jalan kabupaten. Semua tergantung kepada bagaimana leding sektornya itu membuat rencana.
 
Untuk sementara ini baru jalan ke embung sriten yang akan disuport. Pembangunan infrastruktur jalan menuju embung Sriten dianggarkan 6 Miliar.
 

Ir Edy Praptono: Kalau memang strategis untuk wisata kita akan suport.

Reporter: Joko Narendro_ig


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE