• Jumat, 20 Juli 2018
  • LOGIN
Cucu Malu Bersekolah, Kakek Naik Truk Barang Bekas ke Gedung DPRD

Cucu Malu Bersekolah, Kakek Naik Truk Barang Bekas ke Gedung DPRD

Foto: Sarjono

 

Infogunungkidul, 

WONOSARI, Selasa Kliwon–Bintang Irda Smaranti, siswa kelas 7 (tujuh), SMP Negeri 1 Tanjungsari mogok sekolah. Penyebabnya, dia malu karena tidak mampu / belum membayar seragam. Mbah Sarjono, kakek Bintang, nekad ke Gedung DPRD Gunungkidul untuk keperluan curhat dan mencari bantuan.

Wakil rakyat yang dicari utamanya  Komisi A dalam hal ini H. Sugiyarto dari Fraksi Partai Golongan Karya. Berhubung Komisi A Senin, (5/3) sedang rapat koordinasi dengan Sekda, KPUD dan Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Sarjono menunggu di ruang loby.

Politisi PAN, M. Dodi Wijaya menghampiri, dan Kakek tua itu pun mengutarakan maksud kedatangannya.

Tanpa basa-basi, Sarjono bilang, cucu yang menjadi tanggungjawabnya tidak mau masuk sekolah karena malu belum bisa membayar seragame besar Rp 500.000,00, sebagaimana ditentukan sekolah.

Dia bilang, Bintang ditinggal  ibunya ke Kalimantan, sementara ayahnya meninggal karena korban tabrak lari.

Mbah Sarjono:  Bintang ditinggal  ibunya ke Kalimantan

 

Dodi menyarankan, mbah Sarjono menemui angota DPRD yang membidangi pendidikan. Tak selang berapa lama, Wahyu Ade Pradana dari Fraksi PDIP muncul. Dalam pembicaraan singkat problem seragam sekolah dinyatakan selesai.

Kepala SMP Negeri I Tanjungsari dihubungi via telepon, bahwa seragam Bintang segera dibayar lunas.

Sarjono di Gedung DPRD Gunungkidul

 

 

Tidak berhenti sampai di situ, mbah Sarjono masih berkeinginan menemui H. Sugiyarto. Namun karena rakor dengan eksekutif  hari itu hingga larut sore, dia memutuskan pulang ke rumah di Padukuhan Ngelo, Kemadang, Kecamatan Tanjungsari.

Kakek berusia cukup uzur ini daya ingatnya menurun banyak. Beragkat ke Gedung DPRD, dia mengaku numpang truk pengangkut barang bekas. Tetapi beberapa saat kemudian dia bilang jalan kaki.

Pulang ke rumah mbah Sarjono naik apa, tidak banyak diketahui, tetapi beberapa anggota Dewan sempat memberi uang trasport.

Agung Sedayu-ig


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE