• Senin, 24 September 2018
  • LOGIN
Sujoko Balen: Kemadang Siap Wakili Gunungkidul

Sujoko Balen: Kemadang Siap Wakili Gunungkidul

Foto: Sujoko S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB, Pemerintahan Desa, Kabupaten Gunungkidul

 

Infogunungkidul, 

TANJUNGSARI, Rabu Kliwon-Tembang Balen dilantunkan Sujoko S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB, Pemerintahan Desa, Kabupaten Gunungkidul di Balai Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Selasa (20/03). Sujoko mengisyaratkan Desa Kemadang berpotensi memenangkan lomba desa tahun ini.

 

Meski evaluasi perkembangan desa baru berjalan 4 desa dari 18 desa yang harus dinilai, namun dari berbagai aspek penilaian sangat memungkinkan Desa Kemadang mengulang sejarah mewakili DIY maju dalam ajang lomba desa tingkat Nasional tahun 2013 silam.

 “Tahun 2013 kita mewakili DIY di kancah lomba desa Nasional. Tahun ini kami optimis dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi,” kata H Sutono, Kepala Desa Kemadang.

Bukan jumawa, lanjut Sutono, Desa Kemadang merupakan satu-satunya desa mandiri di Kabupaten Gunungkidul. Artinya desa di pesisir selatan ini sudah lebih maju dibandingkan desa-desa lain yang ada di Gunungkidul.

“Tahun 2016, PAD yang diraih Rp 2.2 milyar ditahun 2017 meningkat menjadi Rp 2.8 milyar. Semua kami pertanggungjawabkan sepenuhnya demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam paparannya, Kades Kemadang mengutarakan berbagai keunggulan desa yang dipimpinnya. Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, hingga Watu Kodok merupakan asset wisata yang tidak dimiliki desa lain. Hal ini dioptimalkan sedemikian rupa hingga mampu mensejahterakan masyarakat Desa Kemadang.

“Maka kami berharap dapat menjadi desa terbaik tingkat Nasional. Itu artinya prestasi tahun 2013 bisa kami raih kembali di 2018,” pungkasnya.

Sementara itu Sujoko menegaskan Desa Kemadang memang menjadi salah satu unggulan dalam ajang evaluasi penilaian perkembangan desa tahun 2018.

“Saya berharap Balen (red-rujuk) seperti dalam tembang yang saya lantunkan tadi. Meski begitu inikan baru 4 desa yang dievaluasi, masih ada 14 desa lain yang juga akan dinilai,” kata Kepala DPMPKB PMD ini.

Beberapa lawan berat yang dihadapi Desa Kemadang antara lain adalah Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Desa Bendung, Kecamatan Semin, dan Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari.

 

Wong Ireng: Sambut Tim Penilai Evaluasi Perkembangan Desa 2018, Desa Kemadang.

Gaib Wisnu Prasetya-ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE