• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Pasien Keluhkan RS Nur Rohmah Gagal Lakukan Operasi, Alasan Dokter Tidak Datang

Pasien Keluhkan RS Nur Rohmah Gagal Lakukan Operasi, Alasan Dokter Tidak Datang

Foto: Jari Deny Saat Mendapatkan Perawatan Pertama

 

Infogunungkidul, 

PLAYEN, SABTU PON—Nasib apes menimpa Deny Aditya, warga Padukuhan Keruk 2, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari. Telunjuk dan jempolnya putus terkena gergaji saat bekerja. Dijanjikan operasi oleh RS Nur Rohmah, Desa Bandung, Kecamatan Playen hari ini pukul 16.00 WIB, namun urung dilakukan lantaran dokter tidak datang.

Joni Gunawan, boss tempat Deny bekerja menyampaikan bahwa anak buahnya masuk ke RS Nur Rohmah sejak pukul 11.00 WIB. Oleh petugas diberikan tindakan pertama, dijahit dan dijanjikan akan dioperasi pukul 16.00 WIB.

“Pukul 15.00 WIB saya disuruh mewakili keluarga Deny untuk menandatangani 2 berkas yakni untuk pembiusan total dan tindakan operasi. Dan itu sudah saya lakukan,” jelasnya.

Sayangnya, lanjut Joni, menjelang pukul 16.00 WIB pihak RS Nur Rohmah menginformasikan bahwa dokter yang sedianya melakukan tindakan operasi ternyata tidak datang. Tepat pukul 16.00 WIB, Joni disuruh kembali menanda tangani berkas untuk rujukan pasien atas nama Deny Aditya ke RSUD Wonosari.

“Itupun di RSUD Wonosari baru dicarikan tempat untuk rawat inap, jadi harus menunggu lagi, korban terkatung-katung disini,” tambah Joni.

Dengan nada emosional, Joni mengungkapkan kekecewaan atas lambannya pelayanan RS Nur Rohmah. Apalagi setelah mengetahui jika Deny Aditya bakal dirawat menggunakan jaminan BPJS Kesehatan. Dipastikan tidak dapat dilakukan operasi hari ini lantaran hari Sabtu dan Minggu dokternya libur.

“Baru bisa dilakukan operasi besok hari Senin. Kan kalau seperti ini kasihan pasien pengguna Kartu BPJS Kesehatan. Sudah saya tanyakan ke RS Harjolukito maupun RSUD Wonosari jawabannya sama, Sabtu dan Minggu dokternya libur,” Keluh Joni.

Dia mencatat setidaknya ada 5 pasien yang sebenarnya sudah diperbolehkan pulang namun nasibnya terkatung-katung hingga sore.

“Banyak yang mengeluh hingga sore belum ada kejelasan bisa pulang atau tidaknya. Padahal dari pagi katanya sudah boleh pulang. Itu saya dengar sendiri,” lanjutnya.

Hingga berita ini dilansir, Direktur RS Nur Rohmah, dr Tanti Idayati, belum bisa dikonfirmasi. Ditelepon tidak diangkat dan pesan WhatShap yang dikirimkan juga belum ada balasan sama sekali. (Ag)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE