• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
MENURUNKAN HARGA MELON ADALAH TUGAS BUPATI BADINGAH

MENURUNKAN HARGA MELON ADALAH TUGAS BUPATI BADINGAH

WONOSARIInfogunungkidul.com JUMAT LEGI - Presiden Joko Widodo selalu berada di tengah warga yang dirundung masalah. Ini sesuai dengan komitmen, Negara harus hadir. Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah juga demikian. Di tengah kemelut harga elpiji 3 kg, dia harus melakukan tindakan nyata.


Tataniaga gas melon adalah tataniaga monopoli. Tabung untuk warga miskin pasti telah dihitung secara matematis, sehingga kuota untuk 18 kecamatan ditambah reserve tidak akan meleset.


Bulan Maret 2018 tabung melon melangka. Dalam hal ini pasti ada sesuatu yang salah. Bupati, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mestinya turun tangan, mencari tahu, mengapa melon menghilang.

Baca juga:  HANACARAKA, PESAN SINDIRAN YANG TAK TERPAHAMI


OPD yang berkaitan dengan problema warga miskin adalah Dinas Sosial. Kiprah yang diharapkan adalah menyajikan data baru warga miskin yang dalam hal ini relevan menggunakan gas melon. Tentu saja areanya meliputi 18 kecamatan.


Dalam hal pemutakhiran data warga miskin, secara struktural Dinas Sosial bisa meminta kepada 144 Kepala Desa. Jumlah warga miskin disandingkan dengan kuota melon bisa digunakan untuk bahan kajian dan analisa. Dari situ mudah ditemukan jalan keluar.


Tidak ada alasan Dinas Sosial Gunjngkidul mengelak. Mengacu pagu dana 2017, OPD ini dibiayai Bupati sebesar Rp 2.619.667.500,00. Tahun 2018 logikanya lebih dari itu, atau minimal sama.

Baca juga:  PEMDA GUNUNGKIDUL BELUM VOKUS MEMBANGUN PERTANIAN


besi ekonomi. Pertanyaannya, melambung karena barang tidak ada, atau karena persoalan lain. Yang bisa menjawab pernyataan ini adalah Bupati.


Kongkritnya, Dinas Sosial bertindaK sebagai penyaji data warga miskin, sementara Dinas Perindustrian Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja selaku eksekutor, mencari dan menindak para pengambil gas jatah warga miskin. (Bambang Wahyu Widayadi)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE