• Rabu, 14 November 2018
  • LOGIN
Terlambat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor akan Ditagih ke Rumah

Terlambat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor akan Ditagih ke Rumah

Sosialisasi KPPD di Aula Kecamatan Nglipar (Foto: ig/Joko)

 

NGLIPAR, infogunungkidul.com, KAMIS PAHING-Keterlambatan membayar pajak kendaraan bermotor akan ditagih ke rumah-rumah. Berkoordinasi dengan Perangkat Desa, penagihan ke rumah ini sudah berjalan selama 5 tahun. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pendaftaran dan Penetapan, Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Drs. Singgih Margono, di Aula Kecamatan Nglipar, Rabu (11/04).

Dalam acara sosialisasi bersama para Perangkat Desa, dan Kepala Dusun tersebut Singgih menjelaskan, bahwa target penagihan pada tahun 2018, sebanyak 12 ribu wajib pajak. Sebelumnya di tahun 2017 baru ditargetnya 8 ribu wajib pajak. Dikatakannya, setiap tahun target itu akan terus naik, untuk itu perlu bekerjasama dengan perangkat desa di seluruh Kabupaten Gunungkidul.

Ia menambahkan, syarat keterlambatan/batasan boleh dilakukannya penagihan kerumah, lanjutnya, tidak menggunakan jangka waktu bulan atau tahun, artinya begitu ada keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor akan ditagih.

Diakuinya, dengan metode yang diterapkan selama ini tidak ada masalah, justru lebih efektif. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Gunungkidul yang sudah taat membayar pajak. Bagi yang belum membayar pajak untuk segera membayar. Karena menurutnya, pajak ini sangat dibutuhkan dalam pembangunan dan penyelengaraan pemerintahan.

Selain itu, dengan sosialisasi diharapkan masyarakat tambah pengetahuan, wawasan, dan pemahaman peraturan perundang-undangan tentang pajak kendaraan bermotor. Hadir dalam cara sosialisasi KPPD DIY, Lantas Polres Gunungkidul, dan pihak Asuransi Jasa Raharja. (Joko)

Drs Singgih Margono: Supaya Masyarakat Tambah Pengetahuan dan Wawasan


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE