• Jumat, 20 Juli 2018
  • LOGIN
Pencuri Gamelan di Piyaman Digelandang Polisi

Pencuri Gamelan di Piyaman Digelandang Polisi

Pelaku pencurian Gamelan di Baldes Piyaman (Istimewa)

 

WONOSARI, SELASA PAHING, infogunungkidul.com -Meski telah banyak bukti, pelaku pencurian harus berakhir di bui, namun rupanya tidak menyurutkan niat AA (24), warga Gadungsari, Wonosari ini untuk melakukan pencurian. Pelaku digelandang polisi lantaran melakukan pencurian gamelan di Balai Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari.

BACA JUGA: Giliran Pencuri HP Dibekuk Sat Reskrim Polres Gunungkidul

Diterangkan Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama, SIP, awal diketahui pencurian gamelan di Baldes Piyaman, bermual ketika Kuat, (62) warga Piyaman, mantan Kepala Dusun Piyaman, pada Jum’at (12/01,) hendak pergi ke ladang, dan melihat ke jendela Baldes dalam kondisi terbuka.

"Merasa curiga, Kuat, mendekati ke jendela balai desa, benar saja jendela terbuka dengan kondisi rusak pada daun pintunya," jelasnya, Selasa, (17/04).

BACA JUGA: Spesial Pencuri Laptop Berhasil Dibekuk Polisi

Karena melihat ada hal yang tidak beres, Kuat mengajak Samingun, (62) tetangganya untuk melihat langsung ke balai desa. Sesampainya ke balai desa, kedua saksi memasuki ruang penyimpanan gamelan.

"Ternyata benar saja seperangkat alat musik tradisonal sudah tidak berada ditempatnya," ujar Sutama.

Kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Wonosari. Dari hasil pemeriksaan beberapa alat musik yang hilang, seperti Demung wilahan berupa 3 brancak, 2 slendro dan 1 pelog. Ditaksir kerugian kurang lebih Rp. 12.000.000,00. (dua belas juta rupiah)

Dijelaskannya, dari keterangan dan bukti yang berhasil dikumpulkan, petugas gabungan Polsek Wonosari dan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Gunungkidul, mendapatkan beberapa nama yang dicurigai sebagai pelaku.

BACA JUGA: Sat Reskrim Polres Gunungkidul Berhasil Amankan Pelaku Judi Togel

Didapatkan satu nama yang patut diduga kuat sebagai pelaku pencurian, yaitu AA, (24) warga Gadungsari, Wonosari.
Petugas mencari pelaku ke berbagai tempat, Rabu (04/04) akhirnya pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di rumahnya yang lain, yaitu di daerah Banyusoca, Playen.

"Menurut pengakuan pelaku, alat musik tersebut diangkut dengan cara memasukan ke karung plastik dan dibawa menggunakan sepeda motornya," imbuhnya.

Atas perbuatan tersebut pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana selama-lamanya 7 tahun penjara.

(Joko)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE