• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Merasa Beban Terlalu Berat, Kades Dan Pamong Minta Gaji Sesuai ASN

Merasa Beban Terlalu Berat, Kades Dan Pamong Minta Gaji Sesuai ASN

Kades menyampaikan aspirasi di Bangsal Sewoko Projo (Foto: infogk)

 

WONOSARI-MINGGU-PAHING-infogunungkidul.com-Solidaritas 144 Kepala Desa di Kabupaten Gunungkidul menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kabupaten Gunungkidul. Aspirasi dengan surat bernomor 01/SKG/V/18 tersebut disampaikan kepada Ketua DPRD dan anggota DPRD sebagai bentuk loyalitas, dalam melaksanakan tugasnya agar secara maksimal mmbantu mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam isi penyampaian aspirasi tersebut Pemerintah Desa mengeluhkan lantaran merasa menjadi koban regulasi. Tak hanya itu desa juga merasa dieksploitasi dan disandera kewenangannya serta menganggap diperdaya. Dengan adanya keluhan tersebut desa menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya meminta gaji Tetap Kades setara PNS GOL III dan Gaji Perangkat setara ASN PNS GOL II.

BACA JUGA: Alumni Pawiyatan Sampaikan Aspirasi Sebagai Bentuk Protes

Kepala Desa Banyusoca, Kecamatan Playen Sutiyono mewakili Kades di Gunungkidul mengatakan bahwa, pemerintah pusat meminta bantuan pemerintah desa khususnya kepala desa untuk mensejahterakan desa. Namun saat ini jaminan advokasi dari Pemkab masih dirasa kurang dan justru terkesan menyalahkan Pemdes.

"Padahal kalau pemdes ada yang terjerat kasus apalagi sampai dihukum termsuk gagalnya Pemkab Gunungkidul dalam pembinaan dan pegawasan,"tudingnya.

Dalam isi surat tersebut terdapat beberapa keluhan yang dialami oleh desa salah satunya yakni intruksi Presiden yang ditindak lanjuti Surat Keputusan Bersama 4 Menteri agar ada program padat karya tunai (PKT) yang syaratnya terdapat 3 kegiatan dengan upah pekerja minimal 30 % sementra. Peraturan tersebut sangat memberatkan lantaran desa sudah membuat Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

"Kami berikan kesimpulan dan masukan bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten agar UU NO.6 TH 2014 dikembalikan kemandat sepenuhnya pada desa. Selain itu harusnya turunan UU tersebut tekhnisnya ada di perda dan perbub jangan sampai terlambat sehingga membelenggu dan menyandra desa,"keluhnya. (fjr)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE