• Minggu, 18 November 2018
  • LOGIN
Seorang Pelajar Asal Boto Dayaan Menjadi Korban Aksi Penjambretan

Seorang Pelajar Asal Boto Dayaan Menjadi Korban Aksi Penjambretan

Iulustrasi (RMOLjabar.com)

 

SEMANU-RABU KLIWO-Ninfogunungkidul.com-Seorang pelajar asal Boto Dayaan, Desa Boto Dayaan, Kecamatan Rongkop, Beti Rahayu (15) menjadi korban aksi penjambretan. Aksi penjambretan yang menimpa pelajar tersebut terjadi di Jln. Wonosari-Semanu, tepatnya di selatan Masjid Baitul Rahman, pada Selasa (24/04), pukul 19.30 WIB.

Kasi Humas Polsek Semanu Aiptu Ngadiranto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penjambretan tersebut.

"Korban langsung melapor ke Polsek setelah Handphone miliknya dijambret oleh orang tidak dikenal," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, korban mengendarai sepeda motor dari arah Mijahan, Semanu bermaksud menuju Alfamart Semanu, dalam perjalanannya koban dipepet oleh 2 sepeda motor, selanjutnya HP milik korban dirampas. Spontan korban sempat berteriak minta tolong, lanjut Aiptu Ngadiranto, bahkan korban sempat mengejar pelaku, namun sial setelah berusaha mendekati pelaku, ternyata ada pengendara lain yang diduga teman pelaku mendekati korban dengan mengeluarkan golok untuk menakuti korban. Karena korban ketakutan, korban berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Polsel Semanu.

"Dari keterangan korban, pelaku melarikan diri ke arah Karangmojo," tambahnya.

Bedasarkan keterangan korban dan para saksi, pelaku menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam, Nopol tidak begitu jelas di ketahui. Pelaku perampasan yakni pembonceng dengan menggunakan jaket abu-abu, helm BMC. Sedangkan pengemudi/pengendara mengenakan jaket hitam. Sedangkan pengendara lain yang diduga teman pelaku menaiki sepeda motor Honda Vario, warna hitam dengan lis merah dan bernopol tidak diketahui jelas. Pembonceng diketahui menggunakan masker dan mengenakan kaos biru dongker, serta mengeluarkan senjata tajam jenis golok. Atas kejadian ini, Polisi menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada.

"Saat bepergian, jangan menggunakan ataupun membawa barang-barang yang dapat memancing orang untuk melakukan tindakan kejahatan. Simpan barang berharga milik anda, jangan justru diperlihatkan ditempat umum," pungkasnya.

Sampai berita ini dilansir, kasus masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian Polsek Semanu. (wp/ig)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE