• Rabu, 19 September 2018
  • LOGIN
Nanda Novia Puspitaningrum Santri Yang Mengangkat Nama Gunungkidul

Nanda Novia Puspitaningrum Santri Yang Mengangkat Nama Gunungkidul

Ananda Novia Puspitaningrum

BANTUL-Sabtu Legi-infogunungkidul.com-Ananda Novia Puspitaningrum (16) putri pertama Gunungkidul, hari ini meluncurkan buku kumpulan puisi bertajuk "Meniti Jejak di Permukaan Pelangi". Launching buku diprakarsai Pondok Pesantren Modern (PPM) Mohammadiyah Boarding School Pleret (MBSP), tempat Nanda menuntuk ilmu.

Buku setebal 107 halaman, diterbitkan oleh Spasi Media berisi 104 piuisi, seluruhnya mennggunakan gaya penuturan orang pertama "aku" dan orang kedua "ia".

Oleh sebab itu cukup terang benderang, bahwa seluruh puisi tersebut menjadi paralel dengan autobiobrafi alias kisah diri Nanda sendiri. Riwayat itu dimulai sejak dia lahir ke dunia.

"Buku ini merupakan cerita hidup saya selama 16 tahun bersama orang-orang yang saya cintai," kata Nanda pada prakata peluncuran buku pertamanya.

Dalam berpuisi, Nanda banyak bercerita tentang keluarga "ayah, ibu, nenek serta alam sekitar".

"Ia memulai awal kehidupan suka dukanya, tepat pada awal bulan sebelas hari kelima,” tulis Novia pada puisi pertama berjudul Di Bawah Nama Yang Luar Biasa di halaman 1.

Sebagaimana diceritakan kepada awak media, Ananda Novia Puspitaningrum lahir di Gunungkidul, 5 November 2001. Dia merupakan putri sulung Pimpinan Redaksi infogunungkiul.com, Gaib Wisnu Prasetyo.

Karya Novia cetakan pertama Maret 2018 merupakan puisi naratif. Bisa pula dinamai puisi yang prosais, atau sebaliknya prosa yang puitis.

Memahami puisi Nanda, pembaca tidak perlu mengernyitkan dahi, karena terbawa oleh penuturan yang mengalir. Ungkapan yang dipilih cukup segar, dan kadang mengejutkan. Dari sisi gramatika (tata bahasa) puisi Nanda bisa dibilang lumayan kurang, demikian pula dalam hal diksi (pemilihan kata) ada yang patut dipertanyakan.

//Hening/tak ada yang menyergap sepi//ditengah kepayahan tertahan mengejan//.

Penulisan kata ditengah, secara gramatis seharusnya di tengah. Kata mengejan, sangat boleh jadi yang dimaksud Nanda adalah mengejang.

Musikalisasi puisi oleh Ananda Novia Puspitaningrum

Bambang Wahyu Widayadi


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE