• Sabtu, 17 November 2018
  • LOGIN
Festival Reyog Tingkat DIY di Destinasi Wisata Nglanggeran

Festival Reyog Tingkat DIY di Destinasi Wisata Nglanggeran

Reyog sikil duwur dari Munggi, Semanu (Foto: infogunungkidul.com/joko)

PATUK, Minggu Legi-infogunungkidul.com-Festival reyog jathil tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2018 dipusatkan di destinasi wisata Nglanggeran, Minggu (06/05). Bertujuan untuk menarik wisatawan dan menumbuhkan semangat pelaku seni jathil dan reyog di Kabupaten Gunungkidul.

Dikatakan Lilik Suharyanto salah satu panitia festival, bahwa acara festival yang diadakan dari Dinas Pariwisata Propinsi ini diikuti 12 kelompok reyog dan jathil dari 4 kabupaten dan 1 kota di DIY. Untuk Kabupaten Gunungkidul, diberikan kuota 4 kelompok yang akan tampil.

"Setiap kabupaten mewakilkan satu kelompok reyog dan satu Jathil. Masing-masing kelompok maksimal 40 peserta, sehingga jumlahnya mencapai 480 peserta," ujar Lilik, Minggu, (06/05).

Untuk kriteria penilaianya, menurut Lilik berdasarkan ketentuan penampilan peserta, managemen, termasuk pengaturan waktu dan kaos tim atau seragam peserta festival.

Ditambahkannya, dalam ajang festival ini akan diambil juara 1,2,3 dan juara harapan 1,2,3 dengan mendapatkan uang pembinaan totalnya Rp. 90 juta.

"Juara I mendapat Rp.10 juta, juara II, Rp. 9 juta, Juara III, Rp. 8 juta, sedangakan juara harapan I dapat Rp. 7 juta, juara II, Rp. 6 juta dan juara harapan III mendapatkan uang pembinaan Rp. 5 juta," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Drs. Agus Kamtono, MSi, mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Dinas Pariwisata DIY.

Festival Reyog dan Jathil di Tempat Wisata Upaya Menarik Wisatawan

Dikatakan Agus, kegiatan diadakan rutin setiap tahun ditempat-tempat wisata di DIY. Kebetulan tahun ini jatuh di Gunungkidul, bertempat di wisata Nglanggeran.

Harapannya, selain untuk hiburan, serta menarik wisatawan juga untuk memicu kelompok-kelompok jathil dan reyog di Gunungkidul untuk mengembangkan kreativitasnya.

Menurutnya, reyog dan jathil di Gunungkidul sudah cukup bagus. Terbukti beberapa kali menjadi juara di berbagai festival.

Kebetulan, tambahnya, untuk pembukaannya akan ditampilkan reyog sikil duwur. Ini merupakan kreativitas kelompok seni regog dari Gunungkidul.

(Joko)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE