• Minggu, 18 November 2018
  • LOGIN
Nama Jusuf Kalla Dicatut Untuk Mendeskreditkan Soeharto dan SBY?

Nama Jusuf Kalla Dicatut Untuk Mendeskreditkan Soeharto dan SBY?

WONOSARI-Sabtu Pahing-infogunungkidul.com-Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI, terkenal sebagai tokoh yang sangat berhati-hati dalam megeluarkan pernyataan politik. Beredar di Whatsaap berantai, JK seolah mengeluarkan kritik pedas, ditujukan ke Pemerintahan Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dihimbau penerima pesan berantai menyikapi secara bijak.

Pesan berantai tersebut dinilai bertentangan dengan kebiasaan JK. Fakta sejarah menunjukkan periode pertama kekuasaan SBY, JK ada di dalamnya. Kritik Kalla yang bernada menghujat SBY, patut dicurigai, sebagai upaya mencatut nama Wakil Presiden untuk kepentingan tertentu.

“Teman-teman bacalah pengakuan seorang Jusuf Kalla berikut, sebagai saksi sejarah Indonesia,” demikian kata pembuka yang beredar di Whatsapp, (12/05).

Berikutnya dipaparkan, pengakuan jujur JK memuji keberhasilan Joko Widodo dalam mengelolah negara. Disimpulkan, Indonesia perlahan lolos dari beban utang peninggalan era Soeharto dan SBY, yang telah membuat Indonesia harus menanggung utang Rp 6000 triliun. Utang dengan dalih subsidi, hanya memperkaya Soeharto, SBY dan konco-konconya.

“Silahkan membaca tulisan berikut sampai selesai, agar kita paham mengapa Indonesia perlahan menjadi negara hebat di Asia dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama di era Joko Widodo,” ajak pesan yang dikirim secara berantai tersebut.

Tidak hanya berhenti pada ajakan membaca ulasan yang seolah-olah dilakukan JK. Pengirim yang mengatasnamakan Wakil Presiden bernada profokatif. Penerima pesan juga diminta agar meneruskan kepada teman lain.

“Bantu viralkan tulisan ini ke seluruh anak negeri, agar putra bangsa lebih cerdas dalam berfikir dan menganalisa sesuai data,” tutup psan berantai tersebut dengan menyertakan nama Wakil Presiden.

Menurut pengirim, kritik JK disampaikan pada sambutan simposium sistem ekonomi yang dilaksanakan MPR di Senayan Juli 2017. (Red)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE