• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Jalan Desa Longsor Dikeluhkan Warga, Pemdes Masih Nunggu Bantuan

Jalan Desa Longsor Dikeluhkan Warga, Pemdes Masih Nunggu Bantuan

Jalan longsor dikeluhkan warga (Foto: infogunungkidul.com/jok)

GEDANGSARI-SELASA KLIWON-infogunungkidul.com-Jalan desa menghubungkan Dusun Kacangan, Desa Hargomulyo menuju pusat Kota Kecamatan Gedangsari dikeluhkan warga lantaran hanya bisa dilalui sepeda motor. Jalan setinggi kurang lebih 5 meter ini longsor beberapa bulan yang lalu dan belum ada perhatian serta perbaikan dari Pemerintah Desa Hargomulyo.

Akses jalan desa yang longsor tepatnya di Dusun Bulu, Hargomulyo, Gedangsari ini tidak hanya jalan utama penghubung antar dusun di Kecamatan Gedangsari. Namun warga Padukuhan Kedokploso, Desa Pengkol Kecamatan Nglipar merupakan satu-satunya jalan yang digunakan untuk menuju ke wilayah Gedangsari.

"Karena semenjak longsor jalan tinggal 2 meteran dan saat ini hanya bisa dilewati sepeda motor," keluh Warno Suwito salah satu RT di Dusun Kacangan, ketika melakukan kerja bakti bersih-bersih jalan, Minggu, (13/05).

Dia berharap, Pemerintah Desa Hargomulyo bisa memperbaiki jalan yang ambrol. Sehingga sehingga bisa dilewati roda, Mengingat selain akses utama antar dusun dan kecamatan juga akses utama warga kecamatan lain yang akan beraktifitas ke wilayah Gedangsari.

Hal senada diungkapkan Kepala Dusun Kedokploso, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar Supriyadi, di dusunya rawan bencana, kalau sampai akses jalan utama menuju ke Nglipar longsor dan menutupi jalan, dusunnya otomatis terisolir.

"Karena jalan yang dari Gedangsari tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," ujarnya, (14/05).

Ia juga berharap, karena jalan desa ini masuk wilayah Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, supaya ada perhatian dari Pemerintah Desa Hargomulyo atau Kecamatan Gedangsari.

Ditempat berbeda, Kepala Desa Hargomulyo Maryanto ketika dikonfirmasi keluhan warganya mengatakan, pihaknya sudah mengajukan bantuan dari BNPB Pusat. Namun menurut dia sampai saat ini belum ada tanggapan.

"Soalnya kalau mau menggunakan dana desa semua sudah habis dibagi per padukuhan," ucapnya.

Pihaknya hanya bisa menunggu bantuan yang diajukan, kalau sampai bantuan tidak keluar, dia hanya memberikan solusi untuk swadaya masyarakat.

"Karena kami sudah tidak bisa apa-apa kalau menggunakan Dana Desa," imbuhnya.

Dia hanya berharap dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Gunungkidul bisa menjawab keluhan warganya.

Sementara itu Camat Gedangsari M. Imam Santoso, S.IP, belum dapat dihubungi awak media terkait permasalahan tersebut. (Jok)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE