• Senin, 16 Juli 2018
  • LOGIN
Lebaran 2018, Gas Melon Ajukan Tambahan Kouta 10%, Harga Pengecer Tetap Tinggi

Lebaran 2018, Gas Melon Ajukan Tambahan Kouta 10%, Harga Pengecer Tetap Tinggi

Salah satu Pangkalan di Kecamatan Gedangsari 

WONOSARI-Minggu Pahing-infogunungkidul.com-Mengantisipasi kelangkaan gas melon 3 Kg, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengajukan tambahan kuota 10%. Pemerintah berupaya menstabilkan harga, fakta di lapangan tetap tinggi. Para pengusaha masih menjual gas melon 3 Kg di atas Rp 15.500,00.

Suryanto, Sekretaris Disperindag Kabupaten Gunungkidul, menyatakan, menjelang lebaran 20118, kepada Pertamina mengajukan tambahan kuota sebesar 10%. 

Dia tidak menampik kenyataan, bahwa tetap terjadi fluktuasi harga. Untuk itu, Disperindag bekerjasama dengan satgas pangan Polres Gunungkidul terus melakukan operasi. Selama monitoring memang ditemukan penjualan tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Banyak Pangkalan tidak patuh, baik terhadap Peraturan Gubernur DIY No. 28 tahun 2015 tentang HET Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kg, maupun Surat Edaran (SE) Bupati Gunungkidul yang dikeluarkan 23/04/2018, No.500/1914, tentang pengawasan pelaksanaan pendistribusian LPG.

Dalam Pergub DIY, Lanjut Suyanto, jelas ditentukan bahwa HET LPG tabung gas 3 Kg di DIY Rp 15.500,00.

Harga dari pertamina/ depot LPG Pertamina/ Stasiun Pengisian LPG termasuk PPN 10% Rp 11.500,00.

Keuntungan agen LPG 3 Kg Rp 1.200,00, biaya operasional agen, Rp 1.200,00

Harga agen ke sub penyalur / pangkalan Rp.14.000,- margin sub penyalur/ pangkalan Rp. 1.500,00.

Itu sebabnya ditetapkan, bahwa HET LPJ 3 Kg di sub penyalur/ Pangkalan Rp. 15.500,00.

HET tersebut, imbuhnya, sudah termasuk biaya operasional sampai ke titik pangkalan yang berada di bawah radius 0 sampai 60 KM dari stasiun pengisian.

"Oleh karena itu, penyalur/agen, sub penyalur/pangkalan dilarang menambah segala bentuk komponen biaya tambahan lainnya di luar ketentuan," pungkasnya.

Hasil pantauan di lapangan pangkalan LPG 3 Kg pertamina domistic gas region IV, atas nama Nur Astri Aningsih, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, menjual gas melon Rp 17.000,00

Pangkalan Toko Warno, depan Kecamatan Nglipar, tepatnya jalan raya Nglipar Wonosari, menjual Rp 18.000,00. (Jk)

MASTER FEDORA: Takjil Gratis, Bulan Puasa Buka 14.00-22.00.WIB. Jl. Wonosari-Panggang KM 24, Jetis Saptosari Gunungkidul. HP. 087780043215

 


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE