• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Ramadhan Kesucian dan Kemandirian Tema Khutbah Idul Fitri Lapangan Pemda

Ramadhan Kesucian dan Kemandirian Tema Khutbah Idul Fitri Lapangan Pemda

Suasana Sholat Idul Fitri di Lapangan Pemda Gunungkidul (Foto: INFOGUNUNGKIDUL.com/jk)

WONOSARI, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Jumat Legi)-Khotbah Idul Fitri yang dipusatkan di lapangan Pemda Kabupaten Gunungkidul, Jumat (15/06) mengambil tema Ramadhan Kesucian dan Kemandirian. Dalam Khotbah tersebut Khotib Idul Fitri, H. Asj'ari Siradi, mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan amalan-amalan ramadhan sampai bulan ramadhan datang kembali.

Inti khobah dibeberkan H. Asj'ari, tentang nilai-nilai puasa dan Idul Fitri. Disamping takbir dan tahmid sebagai realisasi, dalam bersyukur diwajibkan pula untuk menata kembali tata hubungan sesama insan, zakat, dan sholat Idul Fitri berjamaah.

Baca juga: Jamaah Sholat Ied di Masjid Al-Ikhlas Meluber Hingga Memenuhi Alun-alun Wonosari

Hal ini mendidik kepada kita agar seorang mukmin disamping dekat dengan Allah, hendaknya selalu menjaga silaturahmi sesama insan. Bahkan, lanjutnya, dalam jiwa terpatri untuk menjadi insan yang banyak manfaatnya bagi orang lain. "Karena sebaik-baik orang adalah siapa saja yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain," tuturnya.

Baca juga: Takbir Keliling Dimulai dari Halaman Masjid Al-Ikhlas Wonosari, Beberapa Jalan Ditutup Sementara

Dia mengajak supaya tidak hanya sekedar menjadi hamba-hamba yang sholeh ritual saja, namun juga menjadi orang yang sholeh secara sosial. Selain itu, khotib juga mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan amalan-amalan ramadhan sampai bulan ramadhan yang akan datang. "Kalau kita dalam bulan ramadhan telah berpuasa maka mari kita jadikan diri kita orang yang tidak mau diperbudak oleh hawa nafsu," ajaknya. Kalau selama ramadhan sholat tarawih, kita jadikan sholat tahajud menjadi hiasan disetiap malam. Dan kalau selama ramadhan kita telah memperbanyak tadarus Al-Qur'an, mari kita memperbanyak tilawah Al-Qur'an diluar bulan ramadhan. Juga kalau kita dalam ramadhan telah banyak bersedekah, berzakat, dan berzakat fitrah, mari kita teruskan dihari-hari luar ramadhan dengan semboyan, tidak ada hari tanpa sodaqoh.


Diakhir khobahnya, ia mengajak untuk mendekatkan diri kepada ilahi dengan memberikan jawaban atas panggilanNya untuk melakukan peranan duniawi. "Selalu amar ma'ruf nahi mungkar dengan tekun terus menerus dan konsekuen, rela dan tegar dalam setiap menghadapi ujian dan cobaan," pungkasnya. (Jk)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE