• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Ahong, Si Anak Yatim Mengetuk Pintu DPRD Gunungkidul

Ahong, Si Anak Yatim Mengetuk Pintu DPRD Gunungkidul

KARANGMOJO, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Senin Wage)-Wisnu Dwi Atmojo (22) Sekretaris DPD Partai Nasdem Gunungkidul (bacaleg) termuda se DIY menyatakan, tiba saatnya 2019 generasi muda ikut berkompetisi di ranah legeslatif. Di pusat, mulai bermunculan politisi muda, daerah harus mengimbangi. Partai Nasdem pertengahan 2017 melalui Akademi Bela Negara (ABN), menggembleng 500 generasi muda yang berasal dari 34 propinsi untuk melek politik.

“Saya, cah ndesa asal Sokoliman, Bejiharjo, Karangmojo adalah jebolan pertama ABN yang dilaksanakan di Pacoran, Jakarta,” ujar Agus Dwi Atmojo (ADW), di rumahnya, (18/06).

ADW, yang lebih sering dipanggil Ahong, karena pemuda ini gemuk dan sipit mirip Cina keturunan, bertekad menggedor pintu DPRD Gunungkidul dari dapil 3, Karangmojo, Ponjong, Semin.

Tahun 2019-2024, ujar dia, pemuda harus mampu mewarnai pemerintahan khususnya Gunungkidul lewat ranah legeslatif, dalam koridor anggaran, pengawasan dan pembuatan peraturan daerah yang berpihak kepada masyarakat.

Dia sadar, bahwa dilihat dari sisi jenjang pendidikan dirinya bukan apa-apa jika dibandingkan dengan para kandidat yang berlatar belakang perguruan tinggi.

“Apalah artinya, saya cuma lulusan SMK Muhammadiyah Wonosari jurusan multi media,” kata Ahong merendah.

Tetapi dengan bekal dari ABN selama kurang lebih 6 bulan, dia yakin, pengetahuan politik teori dan praktek siap disandingkan dengan politisi kawak.

Gagasan Ahong, seperti tersirat dalam obrolan selama 30 menit, memang sangat berbeda. Setidaknya, dia bukan pemuda biasa. Usia 9 tahun ayahanda tercinta dipanggil Sang Khaliq, setelah menderita lumpuh beberapa tahun.

Bertahan hidup di Tangerang, sebelum kembali ke Gunungkidul, ketika kelas III SD, Ahong terbiasa membantu Sutini, ibunda yang membesarkannya menangani katering.

“Urusan kerja ngrekoso, adalah makanan sehari-hari. Kalau sempat diijinkan ke Gedung DPRD Gunungkidul, dan itu harus kerja keras karena harapan rakyat begitu besar, saya enggak kaget,” pungkasnya. (Agung)

 


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE