• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Arfiyano Menderita Hidrosefalus, Pasca Operasi Kepalanya Justru Makin Membesar

Arfiyano Menderita Hidrosefalus, Pasca Operasi Kepalanya Justru Makin Membesar

Arfiyano

Video: INFOGUNUNGKIDUL.com/jk

NGLIPAR, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Minggu Kliwon)-Arfiyano Rangga Pamungkas (5) putra pasangan Riswanto (38) dan Maryani (37) warga RT 06/08, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, menderita penyakit Hidrosefalus. Pasca operasi yang dilakukan di rumah sakit justru kepalanya semakin membesar.

Diceritakan ibu kandungnya Maryani, anaknya lahir tanggal 18 -01-2018 diketahui menderita penyakit Hidrosefalus sejak masih dalam kandungan usia 8 bulan.

Ketika itu Maryani melakukan pemeriksaan di RSUD Wonosari, dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui di dalam kepala Arfiyano terdapat cairan. Untuk memastikannya, maka dirujuk ke RS Sardjito, Yogyakarta.

"Dari situ, diketahui anak saya positif menderita penyakit Hidrosefalus, sehingga ketika mau lahir harus dilakukan operasi sesar," jelasnya

Baca juga: Puskesmas Belum Punya Rawat Inap, Selama Cuti Bersama, ada Petugas Piket

Setelah lahir berumur 2 bulan, baru bisa dioperasi dengan pemasangan selang. Namun pasca operasi pada usia 4 bulan kepala Arfiyano membesar lagi.

Dikatakan Maryani, rencananya minggu depan Arfiyano akan diperiksakan kembali ke Rumah Sakit Sarjito. Maryani berharap semakin membesarnya kepala Arfiyano segera bisa diatasi.

Diapun tidak mengetahui penyebab membesarnya kepala yang dialami anaknya, pasca operasi tersebut.

Kendala yang dialami, menurut Maryani masalah biaya bolak-balik ke rumah sakit, diakuinya, biaya rumah sakit sudah  tercover dengan menggunakan BPJS.

Semenjak anak yang ketiganya difonis terkena penyakit Hidrosefalus, suaminya sudah tidak bekerja sebagai buruh bangunan lagi, lantaran harus ikut membantu merawat anak nomer dua yang masih balita.

Diakuinya ada beberapa pihak yang menaruh simpati pada anaknya, termasuk perhatian dari Puskesmas Nglipar 1 dengan memberikan dorongan semangat, supaya anaknya bisa sembuh.

"Selain itu ada juga yang simpati dengan memberikan bantuan uang untuk meringankan periksa ke dokter," pungkasnya.

Baca juga: Kanker Serviks Pembunuh Nomor Satu, Puskesmas Tanjungsari Lakukan Pemeriksaan IVA

Kepala Dusun Pagutan Subagyo membenarkan, dia mengucapkan terimakasih jika ada yang berkenan memberikan bantuan supaya bisa meringankan warganya.

"Hanya saja, bantuan yang diberikan supaya bisa benar-benar digunakan sebagaimana mestinya, tidak digunakan untuk yang lain," pungkasnya. (Jko)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE