• Rabu, 12 Desember 2018
  • LOGIN
Harapan Masyarakat Tahun Depan Pemerintah Berlakukan Tuslah

Harapan Masyarakat Tahun Depan Pemerintah Berlakukan Tuslah

Suasana arus balik di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari
Foto: INFOGUNUNGKIDUL.com/jk

WONOSARI, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Senin Legi)-Kenaikan tarif angkutan lebaran 2018 menggila. Terlambat, tapi para pengguna angkutan bus berharap, tahun depan pemerintah memberlakukan tuslah.

Ny. Eko (50) mengatakan, tahun 2017 ada tuslah dari pemerintah, tahun 2019 tuslah sebaiknya diberlakukan kembali, supaya masyarakat kecil bisa terbantu.

Saat ini kenaikan tarif baik arus mudik maupun arus balik tidak ada patokan, sehingga harga tiket melonjak tidak terkontrol. Dia tidak keberatan harga tiket dinaikan karena masa lebaran, tetapi tidak terlalu tinggi.

Baca: TUSLAH ANGKUTAN LEBARAN DITIADAKAN, MASYARAKAT JUSTRU MERASA TERCEKIK

Hal senada diungkapkan Supriyanto (48), warga Semanu yang mau balik ke Bogor, Jawa Barat. Harga tiket sebenarnya terlalu tinggi. Namun dia bingung mau mengadu ke mana dan ke siapa.

Sementara itu, Koordinator Terminal Dhaksinarga, Edi Lestari, melalui Bayu Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya sudah menghimbau kepada agen bus yang berada di Terminal Dhaksinarga untuk tidak menaikan tarif tiket terlalu tinggi.

Namun menurut dia, hanya sekedar himbauan saja, karena aturan baku dari pusat tidak ada. Jadi pihaknya tidak punya kewenangan untuk memberikan sanksi atau teguran. Pihaknya selalu mengawasi dan memantau harga tiket, hanya tidak bisa berbuat banyak karena semua tergantung dari perusahaan bus.

Berdasarkan pemantauan dia mengakui bahwa sebagian besar tarif bus di agen terminal Dhaksinarga memang naik. Menurunya belum ada keluhan masuk dari masyarakat tetang kenaikan tersebut. Kenaikannya menurut dia rata-rata 60% sampai 70%.

Dia berjanji akan menyampaikan keluhan masyarakat tentang besarnya kenaikan harga tiket di Terminal Dhaksinarga. Hal ini menjadi catatan dan bahan evaluasi untuk diteruskan ke pusat melalui wilayah Jawa Tengah yang dipusatkan di Semarang. (jk)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE