• Rabu, 12 Desember 2018
  • LOGIN
Tiga Hal Mendesak dari Setumpuk Aspirasi yang Disampaikan Solidaritas Kades

Tiga Hal Mendesak dari Setumpuk Aspirasi yang Disampaikan Solidaritas Kades

Ketua solidaritas Kades se-Kabupaten Gunungkidul, Sutiyono, menyerahkan draf aspirasi kepada Hj. Badingan, S.Sos (Foto: INFOGUNUNGKIDUL.com/jk)

(Video: iINFOGUNUNGKIDUL.com/jk)

WONOSARI, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Kamis Wage)-Setumpuk aspirasi yang disampaikan perwakilan Solidaritas Kepala Desa se-Kabupaten Gunungkidul kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, tiga hal yang krusial (mendesak) harus segera dilakukan.

Dikatakan Ketua solidaritas kepala desa se-Kabupaten Gunungkidul Sutiyono, tiga hal krusial diantaranya:

PERTAMA, terkait dengan sinergi regulasi, menurut Sutiyono, selama ini di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selalu berbeda pemahaman, sehingga bisa membelenggu desa.

KEDUA, terkait masalah pendampingan advokasi dan bantuan hukum bagi kepala desa yang tersangkut masalah. Karena, Sutiyono jelaskan, bahwa jika ada kepala desa yang tersandung masalah, berarti menunjukan gagalnya pemerintah daerah, ini yang perlu disikapi.

KETIGA, menyangkut masalah hak dan kewajiban kepala desa dan perangkatnya. Sutiyono juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang sudah mulai membuka komunikasi intens dengan para kepala desa. Terbukti semenjak bulan April 2018, usulan aspirasinya direspon dengan baik.

Bukti konkrit adalah disetujuinya pendampingan selama pemeriksaan mulai dari kebendaharaan sampai laporan SPJ. Artinya apa yang sudah disampaikan satu persatu sudah dibahas dan langsung ditindaklanjuti dengan OPD terkait. Pihaknya tinggal mengawal dan mengkomunikasikan dengan para kades seluruh Gunungkidul.

Disinggung masalah THR selain masih membutuhkan waktu lama juga kesulitannya rata-rata PAD sebagian besar desa sangat kecil, sedangan sumber THR berasal dari PAD desa.

Diakhir audensi, Sutiyono menyerahkan draf aspirasi kepada Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos untuk selanjutnya disampaikan kepada Gubernur DIY. (Jk)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE