• Selasa, 17 Juli 2018
  • LOGIN
Yuni Dikaruniai Tangan Tunggal, Tetap Tegar Meski Teman Sekolah Acap Mengejek

Yuni Dikaruniai Tangan Tunggal, Tetap Tegar Meski Teman Sekolah Acap Mengejek

GEDANGSARI, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Jumat Kliwon)-Yuni bocah kelas IV Sekolah Dasar, warga Padukuhan Guyangan Lor, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul dikunjungi Pengurus Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul. Bocah perempuan itu dikaruniai kelemahan, tangan kanan tumbuh tidak sempurna, sementara dia tetap tegar dalam menghadapi tantangan sosial.

Fungsionaris Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul menulis pengalaman ketika bertatap muka dengan Yuni di rumahnya (27/06) lalu.

“Rabu, 27 Juni 2018 menjelang sore hari, tim Permata Cendekia kembali bergerak ke daerah perbukitan Gedangsari. Tepatnya di Dusun Guyangan Lor, Desa Mertelu, mengunjungi keluarga Yuni, seorang bocah kelas 4 SD yang tangan kanannya tumbuh tidak sempurna, tapi memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar dan bersekolah,” tulis Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul.

Baca jugaArfiyano Menderita Hidrosefalus, Pasca Operasi Kepalanya Justru Makin Membesar

Perjalanan kali ini harus lebih hati-hati, karena Medan sangat curam, akses jalan susah ditambah sehari sebelumnya sempat hujan deras mengguyur daerah ini. Perjalanan mendapatkan dukungan dari saverescue.id

Sampai di lokasi kendaraan harus diparkir lumayan jauh, setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri bukit, baru sampai di rumah Yuni.

Tim sempat terkejut, tulisan tangan di atas kertas menyebutkan identitas pemilik rumah dan alamat lengkap. Tulisan itu Yuni tulis dengan tangan kiri.

Tim melihat Yuni sedang memberi susu ke seekor anak kambing satu-satunya yang dia punya. Induknya mati beberapa hari setelah melahirkan.

Tim bertanya, benarkah selama bersekolah Yuni pernah mendapatkan ejekan dari teman sekolah. Ternyata benar, selama ini gadis cilik itu sering diolok-olok. Ketika teman seklas mengejek dia menjawab polos.

"Ya biar saja saya gak punya tangan, tapi saya bisa kok belajar seperti kalian," ujar Yuni matanya berkaca-kaca.

Suatu ketika Yuni bertanya ke orangtua kandung "Bu, nanti tangan Yuni bisa tumbuh lagi gak ya?"

Ibunya cuma bisa menguatkan hatinya sambil meminta anaknya menerima kondisi sekarang.

Tim Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul sedikit memberikan masukan kepada Yuni, kalau ada yang ngejek, gak usah sedih.

Bilang saja "Saya punya tangan lengkap kok, cuma yang satu Allah simpan di surga".

Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul membawakan logistik berupa sembako beras dan lainnya untuk kebutuhan Yuni dan keluarga. Juga tas dan sepatu sekolah sebagai pengganti yang dia punya tapi sudah rusak.

Terlihat masih ada Al Qur'an dan peralatan tulis lainnya sebagai penunjang belajar Yuni di rumah dan di sekolah. Juga masih ada uang saku untuk melengkapi sebagian kebutuhan yang belum terpenuhi. Disarikan dari facebook Yayasan Permata Cendekia Gunungkidul/Red.


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE