• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Kades Semoyo Digeruduk Puluhan Warga

Kades Semoyo Digeruduk Puluhan Warga

 

PATUKINFOGUNUNGKIDUL.com, (Selasa Wage)-Sihono Kades Desa Semoyo menyatakan terkejut karena tiba-tiba puluhan warganya mendatangi kantor desa. Duapuluh dua orang mewakili masyarakat lima padukuhan pukul 10.00 hingga 12.30 WIB memenuhi pendopo balai desa setempat, lengkap membawa panflet berisi dua topik pertanyaan. Pertama masalah lambatnya pembangunan tahun anggaran 2018. Kedua soal laporan pertanggungjawanan anggaran 2017 yang tak kunjung selesai.

LIVE MUSIK NUSANTARA JOGJA BAND
Tembang Koes Plus/Koes Bersaudara
5 Juli 2018, pukul 18.30. s.d 22.00. WIB.
MASTER FEDORA CHICKEN
Request: Tembang Kenangan, Campursari, Barat, Komplit...Jl.Wonosari-Panggang KM 24, Jetis Saptosari Gunungkidul. HP. 087 780 043 215

“Saya kaget, karena masuk informasi, bahwa hari ini warga berniat minta audiensi dengan pemerintah desa,” ujar Sihono, dalam kata pengantar menyambut kedatangan warga, di ruang rapat desa, (3/7).

Meski mengejutkan, Sihono mengapresiasi niat baik warganya. Kedatangan mereka terbilang cukup tertib, tidak menimbulkan gejolak, tidak meresahkan masyarakat.

Baca juga:
Gugatan Rukamto ke Bupati Gunungkidul Sampai Tahap Menghadirkan Saksi

Sejauh pemantauan media, warga yang berinisiatif mempertanyakan jalannya pembangunan Desa Semoyo, di bawah empat orang pemandu meragkap juru bicara : Eko Endro Waluyo, Sayadi, Wajiro Hadi, serta Sugiyono.

Rencana, audiensi dilakukan di pendopo desa, tetapi tiba-tiba berubah. Pertimbangan teknis, karena peserta hanya 22 orang, maka tatap muka dilakukan di dalam ruang, yang biasa digunalan untuk rapat koordinasi perangkat.

Baca juga:
Camat Girisubo: Terkait Mangkirnya Pak Aman, Silahkan Kades Mengambil Langkah

Panflet yang dibawa peserta sebagian dikalungkan di leher, sebagian digelantungkan di dinding. Jalannya audiensi dipantau ketat oleh Babinsa, Babinkamtibmas, dan Camat Patuk, dalam hal ini Kasi Pemerinahan.

Salah satu ungkapan nakal dan menohok, desa lain di kecamatan Patuk hingga Juni 2018 mulai sibuk membangun, Semoyo belum berbuat apa-apa.

Baca juga:
Pak Aman Jerukwudel Mangkir Kerja, Pemdes Tak Berani Bertindak Tegas

Terkait aktifitas pembangunan 2017, karena laporan belum diselesaikan, warga yang kebetulan terlibat dalam pembuatan jembatan dan tugu dimintai keterangan oleh Polisi.

Terkait warga dipanggil Polisi Sihono berkelit. Siapa yang membuat laporan ke Polres, hingga mengakibatkan sejumlah warganya dimintai keterangan oleh polisi, dia mengaku tidak tahu. Sihono bahkan menyayangkan tindakan si pembuat laporan. (Agung)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE