• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Tuntut Ketegasan Besok Ratusan Wartawan Bakal Gelar Aksi Besar di Dewan Pers

Tuntut Ketegasan Besok Ratusan Wartawan Bakal Gelar Aksi Besar di Dewan Pers

Foto: Istimewa

JAKARTA, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Selasa Wage)-Puluhan Organisasi Profesi wartawan, Rabu besok (04/07)) akan melakukan aksi, menyatakan sikap menyampaikan sejumlah tuntutan yang akan dilayangkan kepada pihak Dewan Pers. Aksi dilakukan terkait dengan kematian wartawan Sinar Pagi Baru M Yusuf di dalam Lapas Kota Baru lantaran pemberitaan yang ditulisnya.

LIVE MUSIK NUSANTARA JOGJA BAND
Tembang Koes Plus/Koes Bersaudara
5 Juli 2018, pukul 18.30. s.d 22.00. WIB.
MASTER FEDORA CHICKEN
Request: Tembang Kenangan, Campursari, Barat, Komplit...Jl.Wonosari-Panggang KM 24, Jetis Saptosari Gunungkidul. HP. 087 780 043 215

MENYIKAPI hal tersebut, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Rinaldo Sarageh, saat dihubungi INFOGUNUNGKIDUL.com menilai wajar jika ratusan bahkan ribuan wartawan saat ini marah mendengar ada rekannya yang dipenjara bahkan sampai meregang nyawa di dalam lapas.

Pihaknya atas nama kedaulatan jurnalsitik mendukung upaya dan langkah yang akan dilakukan semua rekan-rekan wartawan dalam menjaga kedaulatan jurnalistik.

"Khususnya solidaritas profesi ketika ada rekan yang meninggal dunia karena karya jurnalistik yang dibuatnya,” tegas Rinaldo, Selasa sore (03/07)

Baca: Penangkapan dan Pemidanaan Wartawan Wujud Pengkhianatan Reformasi

Dia menegaskan UU Pokok Pers No. 40 Tahun 1999 sudah mengatur bahwa semua karya jurnalistik tidak bisa dikriminalisasi atau dimasukan dalam ranah hukum pidana umum. Disana sudah ditetapkan terkait adanya hak jawab jika sebuah pemberitaan dirasakan kurang atau jika ada nara sumber yang merasa dirugikan.

Bahkan menurut Rinaldo, ikon Kebebasan Pers, Leo Batu Bara sering menegaskan bahwa setiap karya jurnalistik tidak bisa dikriminalisasi. Selain itu, ada MoU antara Dewan Pers dan pihak kepolisian.

"Lantas kenapa wartawan M Yusuf masih dipenjara bahkan hingga meninggal dunia dilapas," tanyanya.

Ini yang harus diungkap dan dituntaskan agar tidak ada lagi kasus serupa atau bentuk penganiayaan terhadap wartawan yang bisa terjadi kembali.

Saat ini, lanjutnya, ia mendorong semua pihak khususnya umat pers, wartawan, pemilik media untuk bersatu. Bersatu mendorong untuk menciptakan sebuah perlindungan dengan menjadikan aksi penganiayaan, pembunuhan terhadap wartawan sebagai kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Rinaldo Sarageh

Atas nama kedaulatan jurnalistik, setiap bentuk penganiayaan dan bahkan pembunuhan terhadap wartawan merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan yang harus ditegaskan dan digaungkan. "Agar kedepan ada perlindungan yang tegas terhadap wartawan,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar aksi yang dilakukan besok dengan cara yang damai dan intelektual karena wartawan adalah kelompok intelektual yang harus selalu menjadi teladan.

Ditambahkannya, puluhan organisasi wartawan dan ratusan jurnalis berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan halaman gedung Dewan Pers. "Untuk menuntut ketegasan sikap Dewan Pers terkait kematian M Yusuf," pungkasnya. (Jk)


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE