• Senin, 24 September 2018
  • LOGIN
Halte Ambruk Tertabrak Dump Truk, Dinas Menunggu Sopir Mendapat Uang Perbaikan

Halte Ambruk Tertabrak Dump Truk, Dinas Menunggu Sopir Mendapat Uang Perbaikan

Kondisi halte tak terurus menutup saluran irigasi (Foto: INFOGUNUNGKIDUL.com/ag)

LIVE MUSIK NUSANTARA JOGJA BAND
Tembang Koes Plus/Koes Bersaudara
5 Juli 2018, pukul 18.30. s.d 22.00. WIB.
MASTER FEDORA CHICKEN
Request: Tembang Kenangan, Campursari, Barat, Komplit...Jl.Wonosari-Panggang KM 24, Jetis Saptosari Gunungkidul. HP. 087 780 043 215

PONJONG, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Kamis Legi)-Kodisi halte di perempatan jalan Wonosari-Ponjong, atau tepatnya di seberang jalan Warung Ayu, Padukuhan Susukan, Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong, memprihatinkan. Pasca ditabrak dump truk beberapa waktu lalu hingga kini terbengkelai. Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul berdalih manunggu sopir dump truk mendapatkan uang untuk memperbaikinya.

Tri salah seorang warga Genjahan menyampaikan, sebagai sarana publik semestinya halte tersebut segera diperbaiki atau setidaknya dirapikan puing-puingnya pasca tertabrak dump truk. Lambannya perbaikan yang belum dilakukan menyebabkan pemandangan tidak sedap mata. Bagian atap halte bahkan menutup aliran irigasi, sehingga aliran air tidak lancar serta menampung sampah. Dia mengkhawatirkan semakin lama proses perbaikan yang akan dilakukan maka sampah yang terhambat oleh atap halte tersebut semakin banyak, sehingga mengganggu kesehatan lingkungan. Disamping itu dilihat dari sisi keindahan juga sangat tidak elok, terkesan kumuh dan dibiarkan. "Semestinya pihak pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan kembali bukan dibiarkan seperti saat ini," ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Drs. Sugiyanto, M.T, menjelaskan, terkait robohnya halte di Susukan, Genjahan, Ponjong pihak dinas telah menerima laporan. Untuk perbaikan akan ditanggung oleh sopir dump truk yang menabrak. "Ditabrak dump truk dan yang nabrak siap memperbaiki," jelasnya.

 

 

 

 

Mengenai kapan waktu perbaikan akan dilaksanakan, sambil berseloroh Sugiyanto menyampaikan sopir baru cari biaya dulu. Mengenai aduan dan masukkan masyarakat tentang sampah terhambat di aliran irigasi akibat tertahan atap halte yang roboh, pihak dinas segera merespon untuk ditindak lanjuti. "Yo sopire golek biaya sik...dudu bandung bondowoso, keluhan akan kita tindaklanjuti," pungkasnya. (Ag/ig)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE