• Minggu, 18 November 2018
  • LOGIN
Kematian Wartawan MY, PWI Mengirimkan Tim Pencari Fakta ke Kota Baru

Kematian Wartawan MY, PWI Mengirimkan Tim Pencari Fakta ke Kota Baru

Ilham Bintang (ist)

JAKARTA, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Sabtu Pon)-Kematian wartawan Muhammad Yusuf bukan saja menjadi isue Nasional, namun sudah menjadi isue Internasional. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara internal mengirim Tim Pencari Fakta (TPF) ke Kota Baru, Kalimantan Selatan, terkait kematian Muhammad Yusuf.

 

 

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang telah membentuk Tim Pencari Fakta secara internal terhadap kematian Muhammad Yusuf (42) yang diketahui meninggal dunia pada saat proses hukum UU ITE yang digemborkan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar, seperti dilansir www.sinarpagibaru.id hari ini Sabtu, (07/07),

 

Kasus yang menjerat Muhamad Yusuf adalah pemberitaannya tentang penggusuran masyarakat oleh satu perusahaan swasta yang membuka perkebunan sawit di hutan lahan PT. Inhutani II di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan secara berkesinambungan di media online.

 

Muhamad Yusuf, pria kelahiran Makasar 42 tahun silam itu, diketahui dilaporkan oleh perusahaan tersebut ke Polres Kotabaru. Kemudian Polres Kotabaru melakukan koordinasi kepada Dewan Pers melalui Leo Batubara (79) yang ditunjuk oleh Dewan Pers untuk memberikan penilaian. Dengan hasil bahwa Muhamad Yusuf dapat dijerat UU ITE.

 

Diketahui juga bahwa penilian dari Dewan Pers itu, diambil sebelah pihak oleh Leo Batubara. Dewan Pers tidak pernah memanggil wartawan yang bersangkutan maupun redaksi media yang menerbitkan berita Muhamad Yusuf.

 

Pada tanggal 14 Juni 2018, empat hari setelah kematian Muhamad Yusuf, PWI membentuk TPF yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang. Namun TPF yang dibentuk oleh internal PWI ini belum meninjau ke Kabupaten Kotabaru lokasi peristiwa yang menimpa Muhamad Yusuf. Akhirnya karena isue kematian MY sudah menjadi isue Internasional maka dalam waktu dekat akan mengirimkan TPF ke Kota Baru.

 

Ketika dikonfirmasi Ilham Bintang, membenarkan akan adanya pengiriman TPF ke daerah tempat kematian MY. "Dua anggota TPF-PWI, Wina Armada dan Firdaus akan berangkat pada tanggal 10 hingga 12 Juli mendatang," ucap pelopor jurnalistik infotainment di Indonesia ini. (jk)

 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE