• Kamis, 15 November 2018
  • LOGIN
Suharno Lompat Pagar, Sebagian Massa PDIP Tercerai Berai

Suharno Lompat Pagar, Sebagian Massa PDIP Tercerai Berai

Suharno, SE

 

WONOSARI, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Minggu Wage)-Kepindahan Suharno politisi PDIP ke Partai Nasdem banyak mendapat apresiasi masyarakat. Publik memandang Suharnoisme jauh lebih realistis daripada partaisme. Terkait loncatnya Suharno ke partai Nasdem, banyak simpatisan yang menyalahkan pengurus DPC PDIP Gunungkidul.

 

 

TINDAKAN Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul itu merupakan langkah tepat dalam menyikapi peta politik yang dihadapinya.

 

"Selamat Pak Harno sudah berani mengambil langkah politik yang mencerdaskan," ujar Danu, mantan Ketum IKARAGIL, Sabtu (07/07).

Baca:
Suharno Elegan Melepas Jabatan Ketua DPRD Gunungkidul

Dengan bergabung ke Partai Nasdem, lanjut Danu, peluang untuk maju ke dunia politik akan lebih terbuka.

 

Tahun politik 2018-2019 peta kekuatan politik menurutnya banyak berubah. "Gunungkidul Suharnoisme jauh lebih realistis ketimbang partaisme," imbuhnya.

 

Loncatnya Suharno ke partai lain tentu menimbulkan kontroversi simpatisan PDIP. Sebagian menilai bahwa ini suatu buktik pengurus partai PDIP di Gunungkidul tidak bisa merangkul masa PDIP, bahkan membuat cerai berai.

 

Salah satu simpatisan PDIP asal Semanu, juga mengungkapkan kekesalannya kepada pengurus partai berlambang moncong putih ini. "Pengurus hanya mengurusi dirinya sendiri, tidak mau memikirkan bagaimana partai dalam pemilu 2019 mendapatkat banyak suara," ujarnya jengkel.

 

Menurutnya, dengan kepindahan Suharno pasti akan menunrunan kredibilitas partai, yang berimbas pada penurunan jumlah suara PDIP. "Suharno mempunyai basis massa yang cukup kuat, bukan karena partainya, tapi karena figurnya. Pengurus partai tidak berfikir sampai di situ," pungkasnya. (Jk)

 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE