• Selasa, 18 September 2018
  • LOGIN
LSM Dukung Solidaritas Wartawan Terkait Kematian Journalist M. Yusuf

LSM Dukung Solidaritas Wartawan Terkait Kematian Journalist M. Yusuf

Ketum GANAS, I Nyoman Adi Feri dan Foto bawah Sekjen LAKRI (Ist)

 

JAKARTA, INFOGUNUNGKIDUL.com, (Selasa Legi) -Ketua Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS), I Nyoman Adi Feri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI), Bejo Sumantoro menyatakan dukungannya terhadap Aksi Solidaritas Wartawan Jilid 2 yang mengusung tajuk “Pengurus Dewan Pers Mundur”.

Dikutip dari www.sinarpagibaru.com Ketum GANAS, I Nyoman Adi Feri, menyampaikan kepada awak di rumahnya minggu kemarin.

Sebagai Ketua Umum GANNAS, ia prihatin terhadap peristiwa yang menimpa M Yusuf. Ia tidak menyangka bahwa sejauh itu kriminalisasi wartawan terjadi di Indonesia.

Menurutnya, roh demokrasi itu adalah kebebasan pers. Pastinya kebebasan pers bisa dipertanggungjawabkan oleh wartawan, termasuk media induknya.

Lalu, lanjut I Nyoman Adi Peri, sangat disayangkan bila Dewan Pers turut mengkriminalisasi pers, padahal mereka adalah pelindung kebebasan pers.

“Tujuan berdemokrasi adalah adanya penegakan hukum yang profesional untuk mendapatkan keadilan, kemanusiaan, hak asasi manusia,” ujar Ketua organisasi pemberantasan peredaran gelap narkoba dengan mazhab rehabilitasi.

Ia menilai, Dewan Pers dan penegak hukum lain yang menjerat wartawan adalah penyalahgunaan jabatan dan manipulasi hukum.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI), Bejo Sumantoro. Dia kecewa terkait tewasnya wartawan M. Yusuf (10/6) lalu.

“Atas kejadian itu, selayaknya kami turut dalam perjuangan kawan-kawan wartawan seutuhnya," ujar Bejo.

Mendengar kata solidaritas wartawan, secara pribadi ia terpanggil dan akan membantu menyuarakan hastag #JANGAN GANGGU KEDAULATAN PERS.

Selain merapatkan barisan mendukung gerakan Aksi Solidaritas Wartawan, Bejo berjanji, akan menelurusi anggaran pemerintah yang dipakai oleh Dewan Pers selama ini.

Bejo merasa kecewa atas kabar yang diterimanya bahwa banyak wartawan di seluruh Indonesia yang berhadapan dengan hukum karena karya jurnalistik.

Atas peristiwa ini 17 Organisasi Wartawan telah mendeklarasikan Koalisi dengan nama Sekber Organisasi Pers pada Jumat, 6 Juli, di Menteng, Jakarta Pusat. (Jk)

 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE