• Sabtu, 20 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Kisah Janda Tertipu Habis Habisan Oleh Mulut Manis Duda

Kisah Janda Tertipu Habis Habisan Oleh Mulut Manis Duda

Infogunungkidul, TANJUNGSARI, Rabu Kliwon--Pupus sudah harapan Ngatiyem 43, janda setengah baya asal Padukuhan Sumuran, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari untuk menikah dengan kekasih barunya. Ternyata Wardi, pria idamannya tak lebih dari seorang penipu. Bukannya menikahi, sosok laki-laki yang mengaku asal Kecamatan Panggang ini justru kabur setelah menggasak seluruh emas perhiasan dan uang yang dibawanya.

Diceritakan Surisdiyanto, anggota SAR (Search And Rescue) Pantai Baron ihwal penipuan yang menimpa korban adalah saat Ngatiyem dan Wardi kencanan untuk bertemu di salah satu penginapan yang ada di Bantul pada Jumat, 14/7/2017.

"Sejak malam Jumat Ngatiyem sudah intensif komunikasi lewat handphone bersama Wardi, kekasihnya itu. Hingga Jumat paginya mereka bertemu dan menuju ke sebuah hotel yang ada di dekat Pantai Parang Tritis, Bantul dengan membawa anaknya yang masih kelas 2 SD," jelasnya 19/07.

Berdasarkan keterangan Ngatiyem, lanjut Surisdiyanto, tidak ada yang mencurigakan pada diri Wardi. Bahkan Ngatiyem mengaku hari Sabtunya masih diajak jalan-jalan bersama anaknya. Setelah itu pasangan yang dimabuk asmara itu kembali ke hotel untuk menginap.

Lelah seharian jalan-jalan, malam Minggu korban diminta oleh Wardi untuk menyerahkan seluruh perhiasan yang dipakainya dan sejumlah uang beserta ponsel miliknya. Wardi berdalih untuk modal berangkat kerja di Bali besok. Tak lupa Ngatiyem pun dijanjikan akan dinikahi dan ikut serta dibawa ke Bali.

Setelah Ngatiyem menyerahkan emas seberat 15 gram, uang 300 ribu dan satu unit HP, Wardi kemudian pamitan untuk pulang ke Legundi, Girimulyo, Panggang sebentar, dan paginya akan segera kembali menjemput Ngatiyem untuk di ajak menikah.

"Saat itu korban bersama anaknya di tinggal di hotel, namun sampai hari Senin, Wardi tidak kunjung datang untuk menjemput hingga akhirnya korban menyusul pulang ke Panggang untuk mencari keberadaan Wardi," terangnya.

Ternyata semua tidak sesuai harapan, Wardi yang dicari telah menghilang bak ditelan bumi, teman dan saudara yang ditanya juga tidak ada yang tahu dimana keberadaan Wardi.

Dengan perasaan sedih Ngatiyem kembali kerumahnya di Kemadang lalu menceritakan kejadian ini kepada keluarganya dirumah. Namun pihak keluarga justru menyalahkan korban yang dengan mudah bisa tertipu mulut manis berbisa pria yang belum terlalu lama dikenal. Uniknya, meski sudah diajak menginap di hotel, Ngatiyem bilang tidak diajak berbuat macam-macam oleh Wardi.

"Hari Selasa kemarin, meski tidak yakin, Ngatiyem kembali ke Bantul untuk mencari Wardi. Dia berharap Wardi juga mencari Ngatiyem disana," jelas Surisdiyanto.

Dengan anaknya, Ngatiyem bolak balik mencari Wardi ke hotel hingga rela tidur di terminal karena kehabisan uang. Akhirnya dengan perasaan yang tidak karuan Ngatiyem memutusan untuk kembali mencari Wardi di sekitar Pantai Parangtritis dekat mereka menginap saat itu.

"Terlihat dalam keadaan panik, petugas SAR Parang Tritis (Paris) mencoba mengajak korban bercerita sampai akhirnya mereka mengarahkan untuk melaporkan ke Polsek Kretek, Bantul," tutur Surisdiyanto.

Rabu, 19/7 akhirnya Ngatiyem melaporkan kasus penipuan itu ke Polsek Kretek. Sedangkan SAR Paris segera menghubungi SAR Pantai Baron untuk melaporkan bahwa ada warga Gunungkidul berada di Pantai Parang Tritis yang tidak bisa pulang karena kehabisan uang.

"Saat itu juga kita langsung menuju Polsek Kretek untuk menjemput korban Ngatiyem bersama anaknya," terang Surisdiyanto.

Kini kasus ini masih dalam penanganan Polsek Kretek, sementara korban sudah di jemput dan di kembalikan ke pihak keluarga. 

Reporter: Gaib Wisnu Prasetya

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE