• Senin, 22 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Mbah Kakung Kedanan WA, Mbah Putri Minta Cerai

Mbah Kakung Kedanan WA, Mbah Putri Minta Cerai

Infogunungkidul, Ono-Ono Wae (OOW) adalah rubrik khas, disajikan dengan gaya berbeda, unik, nyleneh dan kocak. Dikutip dari berbagai sumber. Tokoh dalam cerita bukan nama sebenarnya.

Inilah dampak dari hobi manusia modern. Mbah Suyudi 70, yang tergila-gila bermain WA, jadi lupa pada anak istrinya. Saking cemburunya Ny Tarni, 65, sampai menggugat cerai. Sambil menunggu putusan, Mbah Putri Tarni coba belajar chatting lewat WA, main facebook dan instagram. Lho kok asyik juga, akhirnya..........

Tak kenal maka tak sayang, begitulah kata pepatah. Di era gombalisasi sekarang ini, di mana teknologi informasi makin cepat dan canggih, main WA-nan kini menjadi kebutuhan pokok manusia modern, di samping sembako. Lihat saja di lapangan, hampir semua orang sibuk dengan smartphone. Mereka yang tak main WA, aaah itu ndeso namanya. Tapi ada pula kejadian, saking getolnya main WA rumah tangga hampir berantakan.

Mbah Suyudi, warga Kecamatan Wonosari termasuk salah satu kakek yang penggila HP smartphone dalam usia kepala tujuh. Apa saja yang dijumpai dan dilakukan, langsung dimasukkan ke WA, dan jadi obyek pembicaraan dalan grup maupun jaringan seperti facebook dan instagram. Padahal sebelum ada WA, dia pernah punya pengalaman buruk. Gara-gara keasyikan main facebookan, HP-nya pernah dibanting sang istri, Ny. Tarni hingga remuk berkeping-keping.

Selama belum punya HP baru, kembali Mbah Suyudi pada kebiasaan lama setelah pensiun tahun 2007, yakni ternak teri dan jadi MC. Ternak teri mengandung makna: anter anak anter istri ke pasar untuk blonjo janganan. Sedangkan MC adalah: momong cucu.

Saking sayangnya sama cucu, balita usia 3 tahun diajak ke masjid. Maksudnya sih baik, untuk memperkenalkan bocah pada agama, tapi karena belum nalar malah mengganggu orang shalat. Mondar-mandir di antara shaf jamaah, bahkan sempat nangis dan ngompol segala. Keruan saja Mbah Suyudi ditegur takmir masjid.

Penyakit HP kambuh lagi ketika muncul Android smartphone terbaru yang bisa main WA kiriman anak yang kerja di Jakarta. Wihhhh…., mbah Suyudi semakin gila. Dia jadi lupa istri, anak dan cucu, gara-gara Android tersebut. Mau tidur pun selalu pegang smartphone. Layar ditarik ke atas dan ke bawah, lalu dijembeng (diperlebar) dan dibikin mingkup (mengecil). Benar-benar Mbah Suyudi jadi maniak HP.

Mbah Putri Tarni lama-lama kesal juga, karena suami lebih perhatian pada HP-nya ketimbang istri. Dinasihati tak mempan, tak peduli ditertawakan anak cucu, nekad mbah putri gugat cerai di Pengadilan Agama.

“Sudah tua kok tak pernah mikir. Prengas prenges di depan HP sambil mbribiki janda. Memang istrinya sekarang WA apa ?” alasan Mbah Tarni di depan hakim.

Karena alasan cerai dinilai mengada-ada, Majelis Hakim tidak segera memutuskan, sejak April hingga akhir Juli kasusnya terkatung-katung.

Lama menunggu putusan hakim, Mbah Putri iseng-iseng belajar HP canggih pula, maklum anaknya habis lebaran kemarin ninggalin smartphone Android. Iseng-iseng lalu buka aplikasi terus main WA juga. Thak thik grotal gratul drijine, akhirnya bisa juga Mbah Tarni bermain HP canggih.

“Lho, kok mengasyikkan juga ya ? Saya bisa main facebookan juga, instagram juga oke,” kata Mbah Tarni dalam hati.

Akhirnya dia menyesal dengan keputusannya gugat cerai. Mumpung masih bisa dikejar, Mbah Tarni dengan sukarela mencabut gugatannya dan kembali rukun bersama suami. Kini suami istri sama-sama sibuk dengan HP canggihnya.

Untung belum jadi janda, cari suami lagi susah lho Mbah, maklum sudah kempot. 

Penulis: Gaib Wisnu Prasetya 

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE