• Minggu, 21 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

RS PKU Muhammadiyah Wonosari Bantah Berlakukan Pasien Diskriminatif

RS PKU Muhammadiyah Wonosari Bantah Berlakukan Pasien Diskriminatif

Infogunungkidul, WONOSARI, Rabu Pon-Rumah Sakit Muhammadiyah Wonosari membantah diskriminatif dalam melayani pasein yang menggunakan BPJS. Rumah sakit hanya menjalankan sesuai prosedur. Pasien sudah dipertemukan dengan pihak rumah sakit dan BPJS.

Tugiyo 35, warga RT 04/01 Padukuhan Mertelu,Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari merasa kecewa ketika beberapa waktu yang lalu dirawat di Rumah Sakit yang beralamat di jalan Ki Demang Wonopawiro, RT 07/07, Kemorosari II, Piyaman, Wonosari ini. Pasalnya dirinya ketika dirawat tidak bisa menggunakan kartu BPJS, alasanya harus ada surat rujukan dari Puskesmas.  Sedangkan ada pasien lain yang tidak membawa surat rujukan bisa diterima BPJS nya. Pihak rumah sakit melalui Kepala Bagian administrasi dan umum, Guntur Bayu Murti mengklarifikasi, terkait dengan kesalahpahaman tersebut. 
"Kebetulan hari Selasa kemarin sudah kita pertemukan antara keluarga pasien didampingi TKSK Gedangsari, pihak rumah sakit dan petugas BPJS," jelas Guntur.
Menurut Guntur, dalam pertemuan itu dijelaskan, pasien walaupun masuk UGD tetapi dari analisa dokter belum kategori kegawatdaruratan kalau minta dirawat tidak bisa menggunakan kartu BPJS, terkecuali ada surat rujukan dari Puskesmas.
"Tugiyo menurut dokter tidak masuk kategori kegawatdaruratan," jelasnya.
Dikatakanya, pihak rumah sakit sudah menyarankan untuk rawat jalan dulu, sambil minta surat rujukan, baru bisa dirawat, itupun harus lewat pemeriksaan di poli dulu, prosedurnya memang harus begitu. 
 
Terakait dengan pasien yang langsung bisa dirawat dengan menggunakan BPJS tanpa harus menggunakan surat rujukan itu yang sudah kategori kegawatdaruratan. Seperti kasus Diyono 70, warga Desa Hargomulyo, Gedangsari.
"Kasusnya sesak nafas akut dan harus segera ditangani rawat inap. Sama-sama masuk UGD tetapi belum tentu masuk kategori kegawatdaruratan, jadi tidak ada unsur diskriminatif," bantah Guntur.
Diakuinya dalam pertemuan kemarin, pasien minta uangnya untuk dikembalikan, tetapi pihak rumah sakit tidak bisa memenuhi permintaannya.
"Kita hanya menjalankan prosedur yang ada baik dari BPJS ataupun dari RS," tambahnya.
Namum dalam pertemuan tersebut menurut Guntur sudah tidak ada masalah.
"Pihak pasien sudah minta maaf, kalau ada kesalahpahaman," pungkasnya.
Reporter: W. Joko Narendro.

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE