• Kamis, 18 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Joglo Abad 18 Dibiarkan Tak Berpenghuni, Ditunggu Ular Besar

Joglo Abad 18 Dibiarkan Tak Berpenghuni, Ditunggu Ular Besar

Infogunungkidul, GEDANGSARI, Kamis Legi-Meski tak berpenghuni, Joglo tua peninggalan seorang demang di Dusun Demangan, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari terlihat sangat kokoh. Konon seluruh bangunan, dibangun hanya  menggunakan 2 pohon jati saja, yaitu satu milik penduduk, dan satu pohon lain ditebang dari area kuburan.

Adi Sutrisno (95), sesepuh Padukuhan Serut, bercerita, rumah Joglo tersebut milik Demang Pawiro Diharjo almarhum, berdidiri pada abad 18.  

Masa kecil, Adi Sutrisno yang lahir 1922 ini mengaku diwarisi cerita kakek Setu. Joglo Demang Pawiro Diharjo mulai dari sokoguru, tumpangsari, tiang penanggap hingga usuk, serta reng hanya membutuhkan dua batang pohon jati.   

“Satu pohon jati yang digunakan Ki Demang Pawiro Diharjo adalah milik mBah Setu, kakek saya,” kata Adi Sutrisno, (1/11)

Menebang satu batang jati menurut cerita, butuh waktu 40 hari. Itu pun, tutur Adi Sutrino, didahului dengan kenduri selamatan.

“Kayu jati yang lain diambil dari Pesarean Cekarang. Panjangnya lebih dari 12 meter digunakan sebagai blandar Joglo,” kata dia.

Terselip cerita lain, setelah bangunan berdiri, keanehan pun muncul. Ular seukuran pohon kelapa masuk Joglo. Ki Demang tak kehilangan akal. Dengan cara manusia yang memiliki kelebihan,  ular tersebut disandra.

Begitu Demang Pawiro Diharjo meninggal, joglo diserahkan ke Sastro Pandoyo, anaknya. Singkat cerita, Sastro Pandoyo hanya menempati bangunan belakang joglo, karena tidak kuat.

“Sastro Pandoyo cenderung sakit-sakitan. Hingga kini joglo itu dibiarkan kosong,” tambahnya.

Mengenang masa kecil, Adi Sutrisno bersama teman menjajal tidur di joglo. Tanpa diketahui, dia tiba-tiba berpindah di kebun atau halaman rumah.

Reporter: W. Joko Narendro

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE