• Jumat, 19 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Diskusi Guyon Maton, Ajak Pemilih Cerdas Memilih

Diskusi Guyon Maton, Ajak Pemilih Cerdas Memilih

Infogunungkidul, KARANGMOJO, Sabtu Kliwon—Dalam rangka mengajak masyarakat cerdas dalam menentukan pilihan politik, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri yang menggandeng LSM IDEA menggelar diskusi dan campursari guyon maton di Balai Desa Karangmojo, Sabtu (11/11). Tak tanggung-tanggung, Drs Sunarya M.Si dari Dirjen PPU hingga Anggota Komisi I DPR RI H Ahmad Hanafi Rais, S.IP, MPP dihadirkan sebagai panelis acara ini.

Untuk menyemarakkan suasana, Dalang Kenyit Joko Gemblung, Pur Kete dan Kiky Viani diundang untuk menghibur dengan banyolan-banyolan khas yang sukses mengocok perut hadirin.

Menurut Drs Sunarya M.Si, Pemilu 2019 sudah kian dekat maka masyarakat perlu diberikan pemahaman dan diajak diskusi agar tidak salah pilih alias membeli kucing dalam karung.

“Surabaya sukses memunculkan Tri Rismaharini, Bandung ada Ridwan Kamil, Jateng muncul sosok Ganjar Pranowo. Itu semua tokoh-tokoh cerdas hasil pemilukada yang justru dipilih rakyatnya bukan lantaran duit alias money politik,” katanya.

Selain ketiga tokoh, sambung Sunarya, sederet nama berkualitas yang menduduki jabatan eksekutif maupun legislative hasil Pemilu/Pemilukada. Itu semua terjadi jika rakyat tidak meleng terhadap silaunya uang money politik.

“Kuncinya adalah bagaimana warga mampu menilai kualitas dari calon yang hendak dipilih. Bukan memilih berdasarkan uangnya. Sebab jika acuannya adalah uang, maka yang terjadi pasti salah pilih,” sambungnya.

Dengan adanya diskusi seperti ini, diharapkan masyarakat akan semakin mengerti akan pentingnya politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara itu, Hanafi Rais mengungkapkan bahwa di era saat ini tidak ada namanya makan siang gratis. Artinya harus benar-benar selektif dalam menjatuhkan pilihan politik.

“Tidak ada makan siang gratis, artinya mereka yang membeli suara tidak mungkin akan memperhatikan konstituen yang memilihnya. Jika itu yang terjadi, maka semakin hari kepercayaan publik kepada wakilnya akan terus menurun dan kualitas pemilu juga akan anjlok,” terangnya.

Menurut putra sulung Amien Rais ini, banyak kebijakan pemerintah saat ini yang tidak tepat sasaran. Dia mencontohkan kebijakan harus mendaftarkan SIM Card lengkap dengan identitas di KK/KTP, lantas reklamasi teluk Jakarta serta UU Ormas yang mengebiri kebebasan berpendapat rakyat banyak. 

Gaib Wisnu Prasetya

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE