• Jumat, 19 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Kades Emoh Terlibat Politik 2019, Itu Omong Kosong

Kades Emoh Terlibat Politik 2019, Itu Omong Kosong

Infogunungkidul, GEDANGSARI, Selasa Pahing - Guyup Rukun, perkumpulan Kedes Kecamatan Gedangsari mengaku tidak akan terpengaruh oleh tahun politik 2018-2019.  Sikap paguyuban Kades disangkal pengamat politik, bahwa hal itu sebatas omdo (omong doang).

Sikap Kades sekecamatan Gedangsari tersebut muncul dalam acara arisan yang dilaksanakan di Desa Serut pekan lalu. Sisi lain, para kades tidak memungkiri, bahwa rata-rata masa jabatan mereka berakhir 2019.

“Kami fokus melayani masyarakat, tidak akan cari muka hanya demi jabatan kades periode dua,” ujar Kaderi Kades Ngalang (28/11).

Dia, selaku Ketua Guyup Rukun, menjabarkan, masyarakat Hargomulyo, Mertelu, Tegalrejo, Watu Gajah, Sampang, Serut dan Nangalang, tidak perlu menanggapi isue yang bertendensi memperkeruh desa.

“Masyarakat 6 desa harus digerakkan ke arah guyup rukun, tidak tercerai berai,” tegas Kaderi.

Camat Gedangsari, Martono Imam Santoso, SH menimpali, sikap para Kades patut diapresiasi. Ketentraman dalam bermasyarakat, menurut Imam perlu diutamakan.

Membaca sikap paguyuban Kades se Gedangsari, dua catatan penting dikemukakan pengamat politik Jaka Priyata (Jepe). Kades mengaku tidak terpengaruh dinamika politik, menurutnya merupakan hal yang mustahil. Alasan riil, politik  merupakan bangunan besar yang ada di republik ini.

“Bagaimana bisa Kades menghindar dari dinamika politik. Itu hanya omong doang,” sanggahnya.

Kalau kades tidak akan terlibat pada kegiatan politik 2019, demikian lanjut Jepe, artinya Kades membangkang perintah Undang-Undang Desa No. 14 Tahun 2006. Dalam UU itu tegas dinyatakan, bawa Kades harus membangun demokrasi, sesuai tempat dia bekerja.

“Siapa yang harus memimpin mengumpulkan daftar pemilih sementara, kalau Kades menyatakan tidak akan terlibat dalam proses Pileg dan Pilpres 2019,” tanya Jepe.

Suka tidak suka, menurut Jepe, masyarkat pun mesti terbelah. Mereka terpecah menjadi beberapa kelompok, sesuai jumlah partai politik peserta pemilu 2019.

Reporter: Agung Sedayu 

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE