• Kamis, 18 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Infogunungkidul, KARANGMOJO, Rabu Wage, - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah, khusus bidang ekonomi melakukan berbagai langkah, dan kebijakan, serta antisipasi untuk menjaga stabilitas pangan menghadapi Hari Raya Natal, dan tahun. 

 
Dipaparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul dalam acara jumpa pers Rabu, (20//12), bahwa untuk mempersiapkan kelancaran natal, tahun baru dan liburan akhir tahun, Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul telah berkoordinasi, dan kerjasama dengan lintas sektoral, termasuk kesiapan di bidang ekonomi.
 
Bidang Ekonomi telah melakukan pemantauan yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dari hasil pantauan, selama tahun 2017, komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar, dan frekuensi berulang yang tinggi, (Volatile Food).
 
"Seperti bawang merah, cabe rawit merah, dan minyak goreng," paparnya.
 
Ketika dilakukan pemantauan oleh tim TPID Propinsi, dan TPID kabupaten, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. seperti beras IR 64, dan jenis mentik wangi, telor, cabe merah keriting, cabe rawit merah segar, cabe hijau serta beberapa hasil perikanan, namun demikian menurut Drajad Ruswandono, secara umum kondisi kenaikan masih terkendali, dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
 
"Sehingga besaran inflasi Nasional 3,58% masih dibawah batas ambang batas kritis yaitu 5%," jelas Drajad.
 
Untuk mengendalikan inflasi lanjut Drajad, Pemerintah melakukan berbagai upaya diantaranya dengan melakukan operasi pasar, merevitalisasi kembali program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), oleh Dinas Pertanian dan Pangan. Kemudian meminta tambahan pasokan insidental LPG 3 kg, termasuk tambahan ditahun 2018 sebesar 20%, dan penguatan kelembagaan TPID sesuai Keppres No.23 tahun 2017.
 
 "Dengan demikian, secara umum ketersediaan bahan pangan tercukupi," tambahnya.
 
Ia berharap, kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara besar-besaran (Panic buying), sebagaimana lazim terjadi saat mendekati hari-hari besar, agar tidak menimbulkan gejolak harga yang berlebihan.
 
Reporter: W Joko Narendro_ig 

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE