• Kamis, 18 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Gantung Diri Masih Mendominasi , Kapolres Maksimalkan Peran Bhabinkamtibmas

Gantung Diri Masih Mendominasi , Kapolres Maksimalkan Peran Bhabinkamtibmas

Infogunungkidul, WONOSARI, Jumat Pon, - Kabupaten Gunungkidul menjadi fenomena tersendiri dalam kasus bunuh diri di Indonesia. Setiap tahun, rata-rata 30 warganya mengakhiri hidup dengan cara ini. Dari data yang dimiliki Polres Gunungkidul, tercatat ada 34 kasus bunuh diri selama tahun 2017. Kasus gantung diri menjadi yang terbanyak dipilih masyarakat untuk mengakhiri hidupnya.

 

Tahun ini, menurut Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady SH,SIK,MH, ada 34 kasus bunuh diri.


"meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu yakni 33 kasus," Jelasnya. 

 

Mayoritas kasus bunuh diri di Gunungkidul, kata Fuady, dilakukan dengan cara gantung diri, yakni 29 kasus. Kemudian percobaan bunuh diri 4 kasus, dan bunuh diri dengan masuk ke dalam sumur 1 kasus. Kecamatan Playen mencatatkan rekor 6 kasus bunuh diri, dimana 2 diantaranya percobaan.

 

Untuk mengatasi persoalan ini, Polres akan menggandeng Pemkab Gunungkidul. Polisi juga akan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas untuk melakukan pendampingan ke masyarakat yang teridentifikasi berpotensi melakukan bunuh diri.

 

"Kami berharap peran aktif masyarakat dalam melaporkan potensi bunuh diri. Sebab untuk bisa dilakukan pencegahan kasus bunuh diri, terutama untuk orang yang memiliki riwayat depresi harus ada perhatian dari semua elemen," harapnya.

 

Lebih lanjut mantan Kasat PJR Polda DIY ini menjelaskan langkah yang harus ditempuh masyarakat untuk mencegah maraknya aksi gantung diri. Warga dihimbau untuk segera melapor ke RT/RW yang selanjutnya diteruskan ke perangkat desa maupun bhabinkamtibmas jika menemukan ada tetangga, sanak saudara yang depresi akibat berbagai persoalan.

 

“Dari situlah nanti informasi sampai ke Satgas Berani Hidup agar dilakukan pendampingan, dan pencegahan aksi bunuh diri,” pungkasnya.

 

Diketahui, aksi percobaan bunuh diri terakhir di Gunungkidul terjadi pada Selasa (26/12). Hanya karena persoalan putus cinta, seorang pemuda di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, nekad menusuk dadanya dengan pisau dapur. Beruntung percobaan bunuh ini diketahui nenek korban, sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan.

 

Gaib Wisnu Prasetya

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE