• Kamis, 18 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

BERGURU PADA SEMANGKOK BAKSO DAN SECANGKIR KOPI

BERGURU PADA SEMANGKOK BAKSO DAN SECANGKIR KOPI

Infogunungkidul, WONOSARI, Selasa Pahing, -Wisatawan yang melancong ke Gunungkidul pada malam tahun baru 2018 terbagi menjadi 4 kategori, domestik/lokal, regional, nasional borjuis, dan wisatawan manca negara. Daya beli mereka terhadap barang-barang konsumsi (kuliner) di berbagai tempat hiburan berbeda-beda. Khusus wisatawan domestik lokal, dan regional, daya beli mereka atas semangkok bakso dan secangkir kopi terpantau kedodoran.

 

Wisatawan lokal dan regional dengan duit pas-pasan selalu terkaget-kaget ketika makan bakso semangkok harus merogoh kocek Rp 50.000,00. Ini potret kecil dari warga biasa (rakyat jelata), yang realitasnya bisa mencapai 90 % lebih.

 

Mereka  tidak siap membayar belanja konsumsi kuliner pada sektor rekreasi yang secara tiba-tiba melambung setinggi langit.

 

Seorang pelancong super lokal duduk di sebuah warung. Dia memesan  semangkok bakso dan kopi hitam panas. Usai makan beranjak menuju kasir. Ambil selembar uang ratusan ribu, terima kembalian Rp 25.000,00.

 

“Busyet mahal amat, mentang-metang malam tahun baru,” ujar turis domestik menggerutu.

 

Dia sangat tidak memahami bahwa pada momentum menunggu tahun baru 2018, di berbagai tempat hiburan terjadi lonjakan tarif jajanan, mengikuti hukum besi ekonomi.

 

Turis kategori ini tetap saja  membayar tetapi bercampur kesal dan sesal. Harap maklum Upah Minimum Regional atau Upah Minimum Kabupaten mereka berada di bawah Rp 1,5 juta per bulan.

 

Berbeda jauh dengan daya beli wisatawan nasional kelas borjuis atau wisatawan manca negara. Melancong, bagi mereka merupakan bagian dari kebutuhan yang memang dipersiapkan secara matang.

 

Berapapun biaya yang harus dikeluarkan tidak masalah. Bakso semangkok Rp 250.000,00 pasti terbayar, bahkan pemilik warung kadang masih memperoleh tip (tambahan bonus).

 

Pemilik warung kuliner salah? Tentu saja tidak. Sebagai penyangga ekonomi kategori UKM, malam tahun baru adalah waktu yang tepat untuk menambal kepedihan.

 

Wisatawan domestik yang dompetnya pas-pasan, seyogyanya tidak meniru gaya belanja wisatawan borjuis dan manca negara. Belanja pendidikan mestinya menjadi pilihan dan tidak memprioritaskan belanja rekreasi

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE