• Minggu, 21 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Data Statistik BPS Belum Sesuai Kenyataan di Lapangan

Data Statistik BPS Belum Sesuai Kenyataan di Lapangan

Infogunungkidul, NGLIPAR, Minggu Pahing, 7/1/18 -Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, berkesimpulan, kemakmuran petani di Gunungkidul harus ada penilaian ulang, oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Selama ini penilaian data statistik, menurutnya tidaklah konkrit dengan kenyataan dilapangan.

 

 

Immawan Wahyudi, mengungkapkan hal itu, saat panen raya kedelai, dan jagung di Kecamatan Nglipar, (05/01), bersama Kepala BPTP DIY, Dr. Joko Pramono, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto.

 

 

Menurut Immawan, kalau BPS tidak mendata ulang, dianggap petani Gunungkidul selama ini tidak memberikan kontribusi. Padahal kenyataannya, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), 25% nya sumbangan dari bidang pertanian. 

 

 

"Kalau pertanian dilihat secara komprehensif, dan menyeluruh maka bisa dimungkinkan kontribusi pertanian bisa mencapai 30%," ungkapnya.

 

 

Pertanian, menurut teorinya, dihitung berdasarkan kepemilikan lahan, Namun Seperti kita ketahui bahwa selain lahan tanah milik petani, juga ada lahan milik pemerintah yang dimanfaatkan sepenuhnya untuk digarap oleh petani.

 

 

"Dan ternyata hasilnya luar biasa, hal semacam ini oleh BPS, tidak terdata," ujarnya.

 

 

Diakuinya, data BPJS mengandalkan ramdom sampling yang memang banyak kelemahanya, jika tidak dilakukan pendataan dengan lebih konfrehensif, dan menyeluruh.

 

 

"Supaya hasil ramdonya itu tidak terlalu jauh penggambaranya dengan fakta dan realita yang sebenarnya dilapangan," saran Immawan.

 

 

Pada kesempatan itu Immawan Wahyudi juga menyampaikan, apresiasi kepada para petani kedelai di dusun Nglorok, Desa Kedungpoh, dan petani jagung di dusun Prebutan, desa Katongan, Kecamatan Nglipar.

 

 

Tercatat lahan milik Dinas kehutanan, yang saat ini dimanfaatkan oleh petani di seluruh Kecamatan Nglipar ada 1800 hektar.

 

 

"Bapak dan ibu sudah menjadi pejuang petani yang tangguh, ini suatu gambaran kemakmuran petani," tegasnya

 

 

Petani Gunungkidul, masih menurut Immawan, sudah memberikan kontribusi ketahanan pangan nomer 2 setelah Kabupaten Sleman.

 

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE