• Sabtu, 20 Oktober 2018
  • LOGIN
Warga Tewas Diduga Terkena Virus Leptospirosis

Warga Tewas Diduga Terkena Virus Leptospirosis

Infogunungkidul, NGLIPAR, Senin Pahing- Salah satu warga Nglipar meninggal dunia. Diduga terkena leptospirosis. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul segera turun lapangan terkait dengan kematian warga tersebut.

Aris Winarno, warga Padukuhan Gojo, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar sekitar pukul 03.00. WIB, dini hari meninggal dunia. Aris yang sempat dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini diduga terkena virus yang disebabkan oleh air kencing tikus.

Yudo Hendratmo, S.KM, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Zoonosis Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, belum bisa memberikan penjelasan, terkait dengan Kematian Aris.

"Kalau memang benar, biasanya kita diberikan surat Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) dari rumah sakit yang merawat," ujarnya, Senin, (22/01).

Yudo menambahkan, KDSR dari rumah sakit merupakan surat yang menyatakan bahwa pasien terindikasi virus leptospirosis.

Pemberian KDRS itupun tidak langsung bisa diberikan, paling cepat 5 hari kerja, karena harus lewat pemeriksaan yang detail, termasuk pemeriksaan autopsi verbal.

Terkait dengan kematian Aris Winarno, pihaknya akan melakukan cros chek ke TKP dengan melakukan kerjasama dengan pihak muspika kecamatan Nglipar.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk awal tahun 2018 laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul sudah 2 orang yang terkena laptospirosis

Dua orang itu atas nama Ngadikin, dan Poyo warga Pragak, Semanu.

"Namun dua orang itu bisa diatasi, dan sudah sembuh," tutupnya.

Reporter: W. Joko Narendro_ig.


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE