Sembilan Kecamatan Dianggap Miskin, Wakil Bupati Tak Percaya

Sembilan Kecamatan Dianggap Miskin, Wakil Bupati Tak Percaya

Infogunungkidul, 

NGLIPAR, Rabu Pon-Wakil Bupati Gunungkidul Drs. H. Immawan Wahyudi, SH, MH meragukan hasil data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan 9 kecamatan di Gunungkidul masuk kategori miskin.

 

Immawan mengutip, ke-9 daerah yang miskin tersebut diantaranya, Kecamatan Wonosari, Karangmojo, Playen, Semin, Ponjong, Ngawen, Nglipar, Patuk, dan Saptosari.

"Saya menilai, data itu tidak sesuai dengan realitas di lapangan," ujarnya, di Desa Katongan, Rabu, (7/2).

Gunungkidul, sambungnya, 5% penduduk hidup di sektor pertanian. Diberbagai tempat ada kenaikan hasil pertanian. Logikanya kenaikan hasil pertanian mengakibatkan kemakmuran, bukan malah angka kemiskinan bertambah.

 

Dia meragukan data meluasnya daerah miskin versi BPS. Menurutnya, pasti terjadi kerancuan penghitungan angka kemiskinan sebelum adanya  PKH. Tahun 2017, angka PKH di Gunungkidul 62.000 lebih.

 

Supaya tidak salah merancang program pembangunan, dan penanggulangan kemiskinan, Wakil Bupati sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan  Kemiskinan Daerah (TKPKD), akan mendalami angka kemiskinan yang asli dengan melihat jumlah penerima PKH.

 

Immawan Khawatir, Salah Memberikan Data, Kedepan Akan Salah Dalam Menentukan Program.

 

Menurutnya realita lapangan, tidak tergambar dalam angka statistik, padahal hasil pertanian  padi, jagung, kedelai tidak mengalami penurunan.

 

Reporter: W Joko Narendro-ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE