• Jumat, 14 Desember 2018
  • LOGIN
Dituding Tak Legal, Hotel Orchid Mengelak

Dituding Tak Legal, Hotel Orchid Mengelak

Foto: Hotel Orchid

 

Infogunungkidul, 

WONOSARI, Selasa Pahing–Membangun hotel di Gunungkidul sangat dilematis. Ibarat telor, investor berada di ujung tanduk, bahkan duri. Dunia pariwisata membutuhkan fasilitas hotel, sementara sebagian masyarakat menganggap hotel merupakan dunia remang-remang. Lebih celaka, ketika elemen Pemerintah Daerah tidak memahami undang-undang yang mengatur perhotelan secara holistik.

Pemberedelan ruang karaoke Hotel Orchid (1/3) silam, merupakan peristiwa terhangat yang terus mejadi gunjingan publik.

Menurut pengakuan investor, sebelum Orchid hadir di Gunungkidul, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Dinas Pariwisata, Pemerintah Desa termasuk RT dan RW berkunjung ke Orchid.

“Kami presentasi, bahwa Hotel Orchid bakal dilengkapi karaoke, cafe dan resturan,” ujar Anjani, Manager Hotel, (12/03).

Menurutnya, Pemda memberi suport dan mengarahkan untuk mengurus UKL/UPL, HO hotel, HO karaoke, dan HO cafe. Anjani mengaku, dokumen perijinan Hotel Orchid saat ini lengkap, TDUP telah dikantongi.

“Kami memperoleh penjelasan, TDUP cukup satu, karena karaoke dan cafe merupakan bagian dari fasilitas hotel,” imbuh dia.

Tanggal 16 Februari 2018, lanjut Anjani, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) datang dan membeberi tahu, bahwa Orchid perlu mengurus TDUP karaoke dan cafe secara terpisah. Kemudian tanggal 1 Maret 2018, Satpol PP datang lagi langsung menutup karaoke dan cafe tanpa pemberitahuan.

“Kami keberatan dituding illegal, kami mengantonggi dukumen perijinan komplit,” pungkas Anjani.

Dia meminta supaya segel ruang karaoke segera dibuka kembali. Hingga berita ini tayang, pernyataan Pihak Satpol PP sedang dalam proses klarifikasi.

Pro kontra terus berkembang. Terkait pembredelan ruang karaoke, Joko Priyatmo (Jepe) menyatakan warga Gunungkidul menggunakan standar ganda seteril.

“Pariwisata harus berkembang pesat, serta bersih dari hal-hal yang nyrempet-nyrempet bahaya,” ujarnya.

Agung Sedayu-ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE