• Senin, 10 Desember 2018
  • LOGIN
Kader Kesehatan Gagal Plesir, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas Wonosari II

Kader Kesehatan Gagal Plesir, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas Wonosari II

Kader Kesehatan Gagal Plesir (istimewa)

 

WONOSARI, MINGGU KLIWON, infogunungkidul.com -Ratusan kader kesehatan dari Puskesmas Wonosari II, gagal untuk refreshing ke Taman Kyai Langgeng dan Kopeng, akhirnya Event Organizer (EO) bertanggungjawab mengembalikan uang DP sebesar Rp.30 juta. Hal ini dikatakan Kepala UPT Puskesmas Wonosari II, Arif Budiyanto, SKM, Sabtu, (14/04).

BACA: Event Organizer Tak Tepati Janji, Peserta Tour Gagal Plesir

Dihubungi infogunungkidul melalui sambungan telephone Arif Budiyanto klarifikasi terkait permasalahan tersebut, Arif menjelaskan, untuk mengurangi kekecewaan peserta, 4 bus diberangkatkan, namun tidak sesuai tujuan dan bukan mengatasnamakan Puskesmas Wonosari II.

"Setelah EO tidak menepati janji, tawaran EO untuk dilaksanakan 2 kali, hari ini (Sabtu) dan besok (Minggu) untuk 3 bus, tapi ditolak peserta, jadi gagal refreshing," ujarnya, Sabtu, (14/04).

Lebih lanjut ia menjelaskan, yang tetap berangkat bukan atas nama Puskesmas Wonosari II, tetapi atas nama desa masing masing dan minta kompensasi dari EO diantar 4 bus dengan membayar 1 juta per busnya.

"Desa Kepek dan Gari ke Wonogiri kemudian Desa Baleharjo dan Karangtengah ke Kopeng, dengan swadaya sendiri-sendiri, yang 3 desa pulang, Desa Wonosari, Selang, dan Piyaman," jelasnya.

Untuk dana EO yang siap mengembalikan 100 persen, nanti akan dikembalikan ke peserta, masing-masing Rp.150 ribu.

"Secara pribadi saya juga kasihan dengan EO, tapi saya juga sedih sudah mengecewakan hampir 400 kader, itu yg tidak ada obatnya, semoga yang 4 desa sedikit terobati," pungkasnya. 

Sementara pihak EO mengirimkan pesan klarifikasi penyebab gagalnya tour, melaui WhatsApp yang diterima redaksi infogunungkidul.com, pada Minggu (15/04), menjelaskan bahwa EO sama sekali tidak ingkar janji. Bahkan menurut pihak EO seluruh snack peserta sejumlah 424 paket telah tersedia, banner, dan leaflet semua komplit.

"Sejatinya yang ingkar itu PO yang kami pakai. Kami memakai 2 PO karena peak season," jelas EO melalui aplikasi WhatsApp, (15/04) pukul 07.46 WIB.

Ia juga menceritakan bahwa pada pukul 23.00.WIB, (13/04), menjelang keberangkatan bus dikonfirmasi masih menyatakan oke.

"3 bus kami konfirmasi msh bilang ok/aman.namun, nyatanya pagi tgl 24 april 3 bus itu tdk menepati janji shg tjd insiden itu.JADI, YG INGKAR BUKAN KAMI TP 3 BUS TSB," pesanya, Minggu (15/04) pukul 07:47.WIB. (Joko)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE