• Kamis, 15 November 2018
  • LOGIN
Pembangunan Pamsimas Desa Pengkol, Dikritik Warga

Pembangunan Pamsimas Desa Pengkol, Dikritik Warga

NGLIPAR - INFOGUNUNGKIDUL.com 

JUMAT PAHING - Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar memicu sejumlah pertanyaan. Pertama, Pamsimas semula dirancang menggunakan mesin, realisasinya tidak. Kedua, Pamsimas yang didanai APB-Des 2018 tidak dipasang papan nama proyek.

Menurut rencana, Pamsimas dibangun untuk dua padukuhan yakni Karangsari dan Padukuhan Kebonjero. Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber menunjukkan, program tersebut dibiayai Dana Desa dan swadaya masyarakat.

Sup, salah satu warga mengungkapkan pembangunan dan penangan Pansimas tidak terbuka.

Dia menceritakan, bahwa pada forum musyawrah dusun (Musdus) Pamsimas memanfaatkan sumur bor dengan menggunakan tenaga mesin. Prakteknya, Pamsimas pindah lokasi, tanpa musyawarah ulang.

"Pengalihan lokasi tanpa rapat. Semula dirancang menggunakan mesin, saat ini tidak," ujarnya, (14/09)

Sup juga mempertanyakan soal penunjukan pengelola Pansimas. Kepengurusan dinilai berbau nepotisme. Dia menyebut, pengurus Pansimas hanya terdiri dari Dukuh dan keluarganya.

Informasi yang berhasil dihimpun media, bak penampungan Pamsimas berada di bukit di atas area persawahan/ ladang. Air dialirkan ke bawah secara kapiler tanpa mesin.

Pansimas dibiayai APB-Des sebesar Rp 260 juta. Sementara menurut pengamatan warga, bak Pansimas terlalu kecil.

“Di samping itu, hingga pembangunan selesai, tak pernah dipasang papan informasi proyek,” kata warga yang tidak mau disebut namanya. (Fajar/ig)

 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE