• Senin, 10 Desember 2018
  • LOGIN
Pembangunan Kantor Desa Balong Diduga Tidak Prosedural, Mulai Ditelusuri Dewan

Pembangunan Kantor Desa Balong Diduga Tidak Prosedural, Mulai Ditelusuri Dewan

Hudi Sutamto, anggota Komisi A DPRD Gunungkidul

WONOSARI - INFOGUNUNGKIDUL.com 

RABU WAGE-Kabar santer bahwa Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, membangun kantor baru, tanpa melalui prosedur, mulai ditanggapi anggota Komisi A DPRD Gunungkidul. Menurut rencana, perkara tersebut telah diusulkan kepada Ketua Komisi untuk dibicarakan dengan organisasi pemeritah (OPD).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengerjaan bangunan kantor desa Balong bernilai miliaran rupiah, telah mencapai fisik 80% lebih.

Baca: Skandal Selingkuh Kades Balong, Pintu Masuk ke Dugaan Penyimpangan Jalannya Pemerintahan Desa

"Betul, pengerjaan gedung sudah sampai atap tapi belum semua," ujar Hudi Sutamto, anggota Komisi A DPRD Gunungkidul, (05/12).

Diminta menjelaskan, bahwa dalam membangun gedung baru itu Desa Balong belum mengeluarkan dana serupiah pun, politisi PKS ini mengelak halus.

 "Coba besok kita usulkan rapat komisi untuk mengundang inspektorat," kata dia.

Lebih jauh Hudi Sutamto beralasan, jadwal rapat Komisi dengan OPD dilakukan tiap hari Senin. Oleh sebab itu menurutnya, rapat dengan inspektorat paling cepat adalah tanggal 10 Desember 2018.

Berita terkait:

Hudi mengemukakan fakta lain, jumlah desa di Gunungkidul 144, sementara inspektorat setiap tahun hanya bisa mnyelesaikan sekitar 40an desa. Menurut Hudi, hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Terkait persoalan pembangunan gedung baru yang diduga tidak prosedural, Hudi berharap, publik menunggu hasil koordinasi dengan inspektorat daerah. (Agung)


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE