• Senin, 10 Desember 2018
  • LOGIN
MASYARAKAT SASTRA KEHILANGAN NOVELIS WANITA PRODUKTIF

MASYARAKAT SASTRA KEHILANGAN NOVELIS WANITA PRODUKTIF

Novelis NH Dini tutup usia-(ist)

SEMARANG - INFOGUNUNGKIDUL.com 

KAMIS KLIWON-NH Dini, Penulis novel "Pada Sebuah Kapal" berpulang karena kecelakaan lalulintas, di jalan tol Semarang (04/12). Masyarakat Indonesia, khususnya kalangan sastrawan, kehilangan novelis wanita yang cukup produktif.

Baca juga:

Ajip Rosidi, dalam Bunga Rampai Laut Biru Langit Biru menulis, Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin, yang kemudian akrab dipanggil NH Dini, lahir di Semarang 29 Februari 1936.

NH Dini mulai menulis, menurut Ajip, pada tahun limapuluhan. Karya awal berupa cerita pendek, dimuat di majalah Kisah. Sejumlah cerita pendek kemudian dibukukan dengan judul "Dua Dunia" (1956).

Menyusul kemudian, kata Ajip Rosidi, NH Dini menulis novel pendek bertajuk "Hati yang Damai" (1960).

Karena Dini menikah dengan seorang diplomat Perancis, novel Pada Sebuah Kapal (1973), La Barka (1975), Keberangkatan (1977), dan Namaku Hiroko (1977) ditulis Dini di luar negeri.

Sebelum meninggal, di usia ke 82, NH Dini masih sempat mempublikasikan novel terakhir berjudul "Gunung Ungaran" setebal 408.

Mengutip laporan kompas.com, novel terakhir NH Dini diterbitkan oleh Media Pessindo Yogyakarta, bulan Maret 2018.

Dalam cerpen maupun novel, demikian Ajip menulis ulasan singkat, NH Dini banyak mengaduk hati wanita secara terang- terangan.

Dini berpandangan, wanita adalah makhluk yang bukan saja sama derajat dan martabatnya dengan laki-kaki, tetapi juga sama-sama memiliki nafsu.

Novelis NH Dini telah tiada. Dia dikremasi, berpulang menghadap Sang Khalik. Kalangan sesepuh Jawa berdoa singkat, lepaso paranne, jembaro kubure.

Bambang Wahyu Widayadi


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE